sujushidaeforeternity!!

KyuSica’s Love “ Missing You”

Missing You

Main casts:

Jessica Jung – Jo Kyuhyun – Lee Donghae

 

Another casts:

SNSD – Super Junior

 

PLEASE DON’T BE A SILENT READERS!!

~~@@~~

 

Seorang pria mulai mendentingkan setiap nada dari tuts-tuts dimana jari jemarinya sedang bermain, membalas tatapan sendu gadis yang ada dihadapannya dengan lemah. Akhirnya jari jemarinya pun berhenti menari-nari diatas tuts-tuts itu.

“Sica-ya. Ada apa?” Taeyeon mengamit lengan Jessica dengan raut wajah khawatir.

Detik itu juga Jessica kembali dari alam bawah sadarnya, menatap dua orang yang ada dihadapannya dengan bingung secara bergantian.

“Sudah waktunya untukmu beristirahat taeyeon-ahh.” seru Mr. Kim dengan tatapannya yang terus mengarah pada Jessica. Taeyeon tampak terdiam sejenak, namun tidak berapa lama kemudian pun mengangguk ragu dan berjalan keluar ruangan.

“Apa kau sedang ada masalah?” tanya Mr. Kim pelan, nada cemas dengan sangat jelas tergambar dari suaranya.

Jessica menarik nafas dalam dan mencoba mengeluarkan senyuman tiga jarinya sebaik mungkin sebelum menjawab pertanyaan Mr. Kim, “eobsseumnida oppa. Aku hanya masih sedikit merasa ngantuk.”

Mr. Kim tahu bahwa gadis didikannya ini sedanglah berbohong, namun ia tidak ingin memaksa dan ikut campur lebih jauh, karena ia memang bukan tipe orang yang seperti itu. “Kalau begitu kita mulai latihan, kali ini harus lebih serius.”

Jessica kembali menarik nafas panjang dan tersenyum, kemudian mulai mengeluarkan suaranya yang indah, diiringi dengan alunan nada yang tak kalah indahnya. Mungkin pada saat ini, setiap orang yang mendengar nyanyian gadis ini dapat merasakan setiap emosi yang ada di dalamnya dengan sangat baik. Wajah akan pria yang sangat dirindukannya terus membayanginya, membuatnya merasakan betapa sakitnya disaat kau merindukan seseorang.

***

 

Semuanya terasa begitu lambat. Detik bagaikan hitungan menit, menit bagaikan hitungan jam, dan jam bagaikan hitungan hari. Banyak orang yang mengatakan, seiring dengan berjalannya waktu maka seiring itu juga berbagai perubahan terjadii, begitu pula dengan Jessica. Namun hanya satu yang tetap sama, yaitu hatinya, Cho Kyuhyun.

Jessica menghela nafasnya panjang, mencoba menghirup udara sejuk untuk memenuhi paru-parunya yang terasa sesak. Ia menengadah, menatap langit biru yang terhampar dengan indahnya  seraya  tangannya yang tampak memegang secarik kertas putih. Sedetik kemudian kembali terdengar helaan nafas panjang darinya.

Disandarkannya dirinya di sebuah kursi kayu panjang. dan menoleh ke sisi kanannya, dimana orang yang sangat dia rindukan biasa duduk. Cho Kyuhyun. Pria yang selalu membaringkan dirinya di kursi ini untuk sekedar menghilangkan penat. Pria yang hampir selalu menghabiskan seluruh waktunya disini hanya untuk menghirup udara segar. Pria yang hampir selalu senantiasa menemaninya, mendengar keluh kesahnya disini.

Jessica tidak menyangka, seorang pria yang hanya dikenalnya selama 1 bulan lebih berhasil mengubah hidupnya 180 derajat. Satu bulan sudah Jessica tidak lagi melihat Kyuhyun dan  mendengar suara Kyuhyun, sesingkat apapun itu tidak pernah terjadi. Ia tidak bisa kembali hidup layaknya sebelum ia bertemu Kyuhyun, karena itu tidak akan mungkin bisa ia lakukan.

Jessica kembali menatap kertas putih yang ada di tangannya dan kembali bulir-bulir bening itu menetes membasahi pipinya dan bergumam, “sepertinya aku sangat merindukanmu”.

***

Kyuhyun mengambil sapu tangan putih yang ada di saku celananya seraya menghapus keringat yang mengaliri pelipisnya. Nafasnya yang tadinya tidak beraturan berangsur-angsur kembali normal. Kyuhyun berjalan lemah dan langsung bersandar pada dinding bercat putih, sama seperti yang lainnya.

“Kyuhyun-ahh!” Kyuhyun menoleh dan dengan sigap langsung menangkap sebotol air mineral yang sepertinya siap untuk menghampiri kepalanya kalau ia tidak berhasil menangkapnya..

“Gomawo hyung.” Ia pun langsung menenggak habis air mineral itu, membuat segerombolan pria yang ada di sana terkekeh geli.

“Tarianmu sudah semakin membaik. Jarhanda!” seru Shindong seraya duduk disebelahnya.

“Aku harap kau jujur hyung.” Kyuhyun kembali mengelap keringatnya. Member lain yang ada disana hanya tertawa menanggapinya.

Kyuhyun tidak pernah akan menyangka bahwa pada akhirnya ia akan menjadi anggota dari sebuah boyband, yang bahkan sudah dikenal banyak orang sebelum ia bergabung dengan grup ini. Walaupun banyak yang berpandangan positif menyambut kedatangannya, namun tidak kalah banyak juga yang berpandangan negatif terhadapnya. Pada awalnya, hal-hal seperti ini cukup sangat mengganggu Kyuhyun, membuatnya sempat berpikir untuk keluar dari boyband ini.

“Kau mau ikut makan tidak?” Eunhyuk  dan yang lannya tampak sudah beranjak dan seakan siap pergi dari tempat ini sekarang juga, sehingga berhasil menyadarkannya dari lamunannya.

“ah tidak hyung, aku ingin langsung ke dorm saja bersama manajer hyung.”

“Baiklah kalau begitu. Apa nanti kubawakan saja pesananmu yang biasa?”

Kyuhyun mengangguk dan tersenyum menanggapinya. Disandangnya tas hitamnya seraya berjalan mengikuti rombongan yang ada dihadapannya kemudian tersenyum. Kehangatan dari hyung-hyungnyalah yang meyakinkan dia untuk tetap disini, tetap bergabung dengan boyband ini. Bukan hanya itu, ia harus bisa tetap bertahan sampai impiannya terwujud, yaitu bertemu di dunia yang sama dan bernyanyi di panggung yang sama dengan-‘nya’. Impan yang baru saja ditemukannya beberapa bulan yang lalu.

~~@@~~

Pandangan mata Kyuhyun yang intens tak pernah lepas dari laptopnya, Jari-jemarinya tak henti-hentinya menari-nari diatas sana, seperti tidak adanya rasa lelah yang menghigapinya saat ini. Tidak terasa lima jam sudah Kyuhyun berada dalam posisi yang sama sampai akhirnya hentakan salah satu jarinya mengakhiri perjuangannya. Senyuman kecil tersungging di bibirnya, membuat siapapun yang melihatnya saat itu dijamin akan sangat terpukau.

“Kau sudah selesai?” tanya Donghae sesaat melihat sang magnae menutup laptopnya. Kyuhyun tersenyum kecil kemudian merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku.

“Aku kira kau tidak akan beranjak sedikitpun dari posisimu itu.” sindir Donghae tanpa menatap Kyuhyun, meneruskan bacaannya yang sempat tertunda.

“Hyung yang lain ada dimana?” Donghae berpikir sejenak kemudian menggeleng dengan matanya yang tetap fokus pada bacaannya. Kyuhyun hanya bisa mendesah pasrah melihat kelakuan yang satu ini.

Ia pun beranjak dari duduknya dan sebelum ia benar-benar berlalu dari hadapan Donghae, Kyuhyun dengan sengaja menjatuhkan buku yang sedang dibaca Donghae, “Ya! Cho Kyuhyun!” Kyuhyun hanya menyunggingkan senyum setannya dan berlalu.

***

“Sudah lama aku tidak bertemu kembaranku.” Keluh Heechul disaat semua member sedang berkumpul di ruang tengah, membuat semua yang ada disana melotot kaget saat mendengarnya.

“Kau punya kembaran hyung?” kaget Siwon.

Heechul menatap Siwon untuk sesaat dan senyuman kecil pun tersungging di wajah Heechul Heechul ingin tertawa melihat wajah semua orang yang tampak sangat bodoh saat ini, kecuali sang mangnae yang tampak tak peduli sedikitpun dengan perkataannya.

Heechul mengangguk. Semua mata orang yang ada disana pun semakin membulat melihat reaksi Heechul. “Kenapa kau tidak pernah menceritakannya?” tanya Leeteuk.

“Kalian ingin melihat fotonya?” Heechul mengeluarkan sebuah foto dari dompet kulitnya yang berwarna misty. Semua orang yang ada disitu mulai saling berpandang-pandangan. Tidak sampai lima detik semuanya pun sudah menggerubungi Heechul untuk melihat foto tu lebih dekat.

“Yeoja! Yeoja!” seru Eunhyuk bersemangat dengan matanya yang berbinar-binar. Namun tidak lama kemudian. senyuman dan mata yang berbinar itu menghilang. “Sudah kuduga.”, desis Eunhyuk kesal saat menyadari siapa gadis yang ada di foto itu dan ia yakin bahwa yang lain pun akan bereaksi yang sama.

“Kau pikir kami bodoh?” Leeteuk dan member lainnya satu-satu mulai meninggalkan Heechul dan kembali ke posisi mereka yang semula, membuat Heechul terkikik geli. Tawa Heechul menghilang seketika ia masih melihat Siwon memandangi foto itu dengan seksama, “Apa yang sedang kau lakukan?”

“Hyung, bukankah ini Jessica? Kalian saudara kembar?”

Heechul hanya bisa menganga melihat Siwon, sama seperti member lain yang menyaksikan adegan bodoh ini. Kyuhyun yang sebelumnya tampak tak peduli pun tergerak saat mendengar sesuatu yang meluncur dari mulut Siwon. Langkahnya dengan cepat menuntunnya berjalan mendekati Siwon dan Heechul, mengambil foto yang ada di tangan Heechul dengan sigap.

Matanya tidak berhenti menatap gadis yang ada di foto tersebut, hatinya seakan berdesir lembut saat melihatnya. Rasa rindunya yang selama ini coba ia bendung terkuak sudah. Betapa rindunya dia pada gadis ini, betapa ingin bertemunya ia dengan gadis ini. Mendengar suara merdunya, melihat wajahnya yang sedang tersenyum, melihat wajah gadis ini yang bersemu merah setiap bertemu dengan Kyuhyun, merasakan detak jantungnya yang tidak normal setiap melihat gadis ini.

“Apa yang kau lakukan?” Heechul kembali merampas foto yang ada ditangan Kyuhyun, membuat pria itu tersontak kaget.

“Tidak. Aku hanya ingin tahu saja.”

Kyuhyun berjalan menuju kamarnya dengan langkah gontai. Bodoh. Kata-kata itu yang terus berulang-ulang ia ucapkan pada dirinya sendiri. Kenapa ia harus berbohong? berpura-pura untuk tidak mengenal Jessica di hadapan hyung-hyungnya. Entah apa yang dipikirkan Kyuhyun, tapi mungkin bukan saat yang tepat baginya menceritakan kepada semua orang bahwa ia sangat mencintai gadis itu dan bahwa ia sangat merindukan gadis itu.

Kyuhyun menghempaskan dirinya di kasur empuknya dan perlahan tapi pasti mulai menutup kedua matanya, membawanya jauh kealam mimpi.

~~@@~~

 

“YA! Kau mau mati?” Sooyoung langsung menancapkan ujung kedua sumpitnya tepat pada sasarannya, yaitu kimbab telur yang hampir saja disantap oleh Yoona, yang merupakan Shiksin setelah Sooyoung tentunya. Yoona hanya bisa mendengus kesal melihat kelakuan eonninya yang satu itu.

“Ini eonni. makan punyaku saja. masih belum aku makan kok” tawaran Seohyun pun langsung disambut hangat oleh Yoona, “Gomawo magnae-ya”.

“Kalian ini seperti anak-anak.” omel Hyoyeon mengambil kimbab telur yang ada ditangan Yoona dan memasukkannya langsung ke mulut Seohyun, sehingga membuat Yoona menggembungkan kedua pipinya kesal.

“Kau sudah makan cukup banyak Yoona-ya, sedangkan Seohyun baru satu potong.” Yuri menggeleng geli melihat kelakuan adik-adiknya, tepatnya yang sudah dianggapnya seperti adik kandungnya sendiri. Senyuman itu pun memudar ketika pandangannya beralih kepada Jessica.

“Belakangan ini aku merasa ada sesuatu yang aneh dengan Sica.” seru Taeyeon secara tiba-tiba, membuat Yuri yang mau tak mau mengangguk menyetujui perkataan Taeyeon.

Yuri tahu benar, saat ini pasti ada sesuatu yang mengganggu Jessica. ia cukup dekat dengan gadis itu, jadi ia yakin kalau feelingnya ini tak salah. Terakhir kali ia melihat Jessica seperti ini adalah saat pengumuman bahwa debut mereka diundur, namun itu tak berlangsung lama semenjak… Mungkinkah? Yuri yang tadinya larut dalam pikirannya sendiri sontak langsung memandang Jessica dengan lesu.

***

Jessica memejamkan matanya mencoba meresapi setiap kata-kata yang ada pada lirik lagu yang sedang ia dengar, membuat kerinduan yang dirasakannya semakin memuncak. Walaupun dia tidak trainee lagi, setidaknya ia masih bisa datang kesini untuk menemui dirinya-kan? Pikiran seperti itulah yang membuat Jessica semakin terluka, memikirkan kemungkinan bahwa lelaki itu sudah melupakannya.

Belaian lembut di pundaknya membuat Jessica menoleh kesamping dan menemukan Yuri disana, “Yul, apa yang sedang kau lakukan disini?”

Yuri tersenyum tipis, mengendikkan bahunya. “Ingin menghiburmu mungkin.”

Jessica tertawa kecil, “mungkin?”

“Sica-ya.. Kau.. maksudku.. Cho Kyuhyun..” Jessica langsung menoleh kearah Yuri, matanya membulat saat mendengarkan Yuri menyebutkan nama pria itu. Namun dengan cepat Jessica mengontrol ekspresinya, dan memandang Yuri datar.

“Seberapa besarpun usahamu menutupinya dariku, kau tidak akan bisa Jung Jessica. Aku cukup mengenalmu.” Yuri semakin mengeratkan rangkulannya pada temannya ini. Temannya yang mungkin terlihat sangat dingin diluar, tapi mempunyai hati yang mampu menghangatkan orang-orang disekitarnya.

Jessica memandang sendu Yuri dan meraih Tangan kanan Yuri yang bebas, menggenggamnya dengan erat, “Haruskah aku melupakannya? Kau tahu.. Aku seperti orang bodoh yang berharap sesuatu hal yang bahkan aku sendiri tidak yakin bagaimana akhirnya.” Nada suara Jessica sangatlah menggambarkan betapa frustasinya ia saat ini.

Yuri membelai lembut pipi Jessica dan sampai dimana mata mereka bertemu, Yuri tersenyum melihatnya, “Ikuti kata hatimu.”. Jessica yang mendengarnya hanya bisa terdiam. Kalau ia harus mengikuti kata hatinya, bukankah itu artinya……

***

Kyuhyun mengaduk-ngaduk sup yang ada dihadapannya dengan tak semangat, membuat setiap orang yang sedang melihatnya mengernyitkan dahi mereka, menatap bingung sang magnae. Leeteuk langsung memegang tangan Kyuhyun, menyuruh sang magnae untuk berhenti mengaduk sup tersebut.

“Ada apa denganmu?” tanya Leeteuk cemas.

“Tidak ada apa-apa hyung. Kepalaku hanya sedikit pusing.”

Donghae yang tiba-tiba merasakan getaran dari sakunya pun langsung meraih ponselnya. Wajahnya tersenyum sangat lebar saat melihat nama yang tertera di layar ponselnya. Sedetik kemudian Donghae, mengeluarkan desisan dengan jari telunjuk yang ditempelkannya di bibirnya, mengisyaratkan kepada seluruh member untuk diam.

“Yoboseyo?”

“Kau merindukanku bukan?”

 

“arasseo.. nahjungae bwayo.”

 

“Nu..gu.?” tanya Eunhyuk dengan mulutnya yang dipenuhi dengan makanan.

“Saudara kembarmu hyung.” Heechul yang merasa dirinya dipanggil menatap Donghae serius. Saudara Kembar? Heechul pun mengangguk pelan setelah mengerti maksud Donghae.

Kyuhyun yang tadinya sibuk mengaduk supnya pun berhenti, menatap Donghae dengan intens. Mendengar percakapan yang dilakukan oleh mereka sepertinya Jessica sangat dekat dengan Donghae dan fakta itu cukup membuat Kyuhyun terganggu.

Jessica.. sebenarnya apa hubungan gadis itu dengan semua orang yang ada disini? Mengapa semua orang begitu tampak sangat mengenalnya?

“Maksudmu Jessica?” Tanya Kangin dengan santai. Donghae mengangguk dan memasukkan suapan terakhir ke dalam mulutnya. Donghae pun beranjak dari duduknya.

“Kau mau kemana?” tanya Eunhyuk.

“Jessica sudah menunggu.” Donghae pun langsung menyambar jaket merahnya yang tergeletak di sofa ruang TV dengan semangat, sedangkan Kyuhyun langsung meletakkan sendoknya dengan frustasi

“Kyunnie, ada apa?” tanya Ryeowook cemas.

“Aku sedang tidak selera makan.”

“Makanlah! Setelah ini kau masih ada jadwal dengan Yesung dan Ryeowook.” seru Leeteuk tegas, membuat sang magnae mendecak kesal dan mulai melahap makanannya dengan lemas dan tak berselera.

***

Kyuhyun melirik jam yang melingkar di tangan kanannya dengan lemah. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam dan ia baru saja sampai di dorm bersama Ryeowook dan Yesung. Rasanya seluruh tulangnya ingin patah. Lelah dan letih. Itulah yang dirasakannya saat ini.

“Ya! Kau darimana saja? Jam segini…” omelan Heechul yang cukup mengagetkan mereka bertiga terhenti saat Heechul muncul dihadapan mereka.

“Waegeurae hyung?” tanya Ryeowook takut.

“Kupikir tadi yang baru pulang adalah Donghae. Dasar anak itu! Kalau sudah bersama Sica ia pasti lupa waktu.” gerutu Heechul kesal tanpa menyadari bahwa selain dia, ada seseorang yang mungkin jauh lebih kesal darinya.

“Benarkah?” tanya Kyuhyun datar dengan nada yang terdengar sangat dingin, berbeda dengan matanya yang terlihat sendu.

Apakah Donghae dan Jessica sering menghabiskan waktu mereka bersama-sama seperti sekarang ini? Apakah Jessica selalu mengajak Donghae bertemu seperti yang baru saja disaksikannya hari ini? Apakah Jessica sudah  tidak merindukan Kyuhyun yang bahkan sudah seperti orang gila merindukannya? Atau bahkan Jessica sudah melupakannya?

~~@@~~

 

Sooyoung menatap tajam kearah gadis yang ada dihadapannya, sehingga membuat gadis itu berusaha sebaik mungkin untuk tidak bertemu mata dengan Sooyoung. Namun semuanya sia-sia saja saat Lee eonni mengakhiri kelas tari hari ini. Kini hanya ada Dia, Sooyoung, dan tujuh gadis lainnya.

“Kau darimana saja semalam? Kau membuatku cemas Sica.” Sooyoung langsung memeluk sahabatnya erat, membuat Jessica sedikit kaget dengan perlakuan yang dia dapatkan dari seorang Sooyoung, yang merupakan roomatenya itu.

“Aku hanya jalan-jalan” jawabku cepat.

“Nugurang?” tanya Tiffany semangat.

“Donghae oppa.” jawab Jessica singkat.

“Jam berapa kau pulang semalam? seingatku aku menunggumu sampai jam 10 malam tapi kau belum pulang.”

“Jam 11 kurang aku sudah pulang kok.” Jessica mencoba tersenyum dan mencoba menenangkan roomatenya.

“jangan pernah mengulanginya eonni. Kau tidak tahu betapa cemasnya kami semalam.” ujar Yoona yang langsung memeluk eonninya itu singkat, diikuti pelukan dan rangkulan hangat dari yang lainnya.

***

“Ada apa Sica-ya?” tanya Yuri mengikuti Jessica yang mengamit lengannya paksa, membuat gadis itu sedikit meringis karena Jessica cukup kuat menarik tangannya untuk mengikutinya.

Sesampainya di tempat yang menurut Jessica sepi, Ia melepaskan tangan Yuri dan mulai mengatur nafasnya. Yuri yang kebingungan mulai memandang Sica curiga, mencoba menyelidiki apa maksud Sica menariknya kesini sebelum gadis itu yang mengungkapkannya.

“Semalam aku bertemu dengan Donghae oppa dan aku rasa itu tidak berhasil Yuri-ya.”

Seperti orang yang bodoh Yuri merasakan mulutnya hanya bisa menganga lebar saat mendengar penjelasan Jessica, Betapa bodohnya sahabatnya ini. Bukankah bertemu dengan Donghae adalah salah satu cara yang paling jitu untuk mengetahui keadaan seorang Cho Kyuhyun bukan?

“Ada apa denganmu?” tanya Yuri setengah sadar.

“Pada awalnya aku ingin bertanya mengenai Kyuhyun padanya, tapi setiap aku ingin menanyakannya.. Aku tidak bisa bicara. Kau tahu maksudku kan? Apa yang akan dipikirkan Donghae oppa kalau aku terus bertanya mengenai Cho Kyuhyun? Bisa-bisa dia mengira aku menyukai Kyuhyun dan membeberkannya pada member yang lain.”

Jessica mengerucutkan bibirnya dan hal itu membuat Yuri semakin gemas untuk memukul kepala sahabatnya itu, “Bukankah kau memang menyukainya? lalu sekarang bagaimana?”

Jessica menghela nafasnya dan mengendikkan bahunya, sedangkan Yuri hanya bisa menggeleng pasrah melihat sahabatnya itu. Apakah ia juga yang harus bertindak?

***

Donghae yang sedang bermain laptop tampak sedikit gerah. Ia merasa bahwa setiap gerak-gerik yang dari tadi sampai sekarang dia lakukan selalu diperhatikan orang, membuatnya sedikit merasa tidak nyaman. Donghae pun menoleh ke belakang dan ia mendapati Kyuhyun sedang memandanginya dengan tatapan yang sangat membuatnya merasa tidak nyaman. Namun Kyuhyun langsung berpura-pura melihat ke laptopnya kembali.

“Sebenarnya ada apa denganmu?” tanya Donghae mencoba menahan kesabarannya.

Kyuhyun hanya menatap Donghae polos dan menggeleng pelan, “kau yang ada apa denganmu.” Kyuhyun berbicara pada Donghae tanpa memandangnya sedikitpun, membuat Donghae menggeleng dan berlalu dari hadapan Kyuhyun saat itu juga.

“Sebenarnya ada apa denganku?” bisik Kyuhyun pada dirinya sendiri dengan gusar.

Sungmin yang dari kejauhan melihat sikap Kyuhyun pun berjalan menghampirinya, “apa kau sedang ada masalah?”

Kyuhyun pun mendongak, “begitulah”

“Kau bisa percaya padaku.” Sungmin menatap Kyuhyun, mencoba meyakinkan Kyuhyun bahwa perkataannya itu adalah fakta.

“Apa Jessica sangat dekat dengan Donghae Hyung?” tanya Kyuhyun tepat pada sasaran. Yah.. Kyuhyun memang bukanlah tipe orang yang suka berbasa-basi, termasuk dengan hal yang satu ini. Dia tidak ingin menahan rasa keingintahuannya yang sudah hampir membuat kepalanya ingin meledak setiap memikirkannya.

Sungmin hanya mengangguk pelan kemudian memandang Kyuhyun curiga, “Kau kenal dengan Jessica?”

“Tidak juga. Awalnya aku berpikir seperti itu, tapi semakin kesini membuatku semakin tidak yakin akan hal itu.” jawab Kyuhyun lirih.

“Jessica dekat dengan semua member yang ada disini. Dia itu sudah cukup lama di trainee, bahkan jauh lebih lama dari semua member suju yang ada disini. Mungkin awalnya dia terlihat dingin, namun dia dapat membuat orang yang disekitarnya terasa hangat. Aku rasa kau tahu maksudku.”

Kyuhyun tersenyum menanggapi semua yang dikatakan Sungmin. Ia tahu benar semua itu, karena itu juga yang dirasakannya saat bertemu dengan gadis itu. Karena kehangatan gadis itulah yang membuat Kyuhyun nyaman di dekatnya, selalu merindukannya, dan tidak bisa melupakannya.

“Kau menyukainya?” tanya Sungmin dan itu sukses membuat wajah Kyuhyun memucat. Sungmin tertawa kecil melihat sikap Kyuhyun. baru kali ini ia melihat sikap magnaenya seperti ini.

“Aku tidak tahu sedekat apa Jessica dan Donghae, Apakah mereka saling menyukai atau tidak, aku juga tidak tahu. Kau bisa menanyakannya langsung pada orangnya kalau kau mau.”

“Kau sama sekali tak membantu hyung.” Kyuhyun pun berjalan menuju kamar tidurnya, meninggalkan Sungmin yang tampak bodoh karena di tinggalkan begitu saja.

~~@@~~

 

Semua member Super Junior tampak sibuk pagi ini. Dapat dilihat dari kehebohan mereka dalam persiapan mereka yang pagi ini akan mengikuti sebuah pertemuan Tapi tidak dengan satu orang yang masih sibuk berkutat dengan laptopnya.

“Kyuhyun-ahh. Cepatlah bersiap-siap. Kita akan bertemu dengan Lee Soo Man sajangnim”

Kyuhyun menggangguk singkat, namun sepertinya menyadari sesuatu. Lee Soo Man sajangnim? Mata Kyuhyun tampak membesar. Tak lama kemudian senyuman pun terpancar dari wajahnya. Bertemu Lee Soo Man sajangnim, bukankah itu artinya ia akan bertemu dengan gadis-‘nya’. ya.. gadis-‘nya’.

“Brengsek kau Lee Donghae!” umpat Eunhyuk kesal dan menyandarkan dirinya disamping Kyuhyun.

“Ada apa hyung?” tanya Kyuhyun dengan kegembiraan yang sangat terlihat dari wajahnya. Senyuman yang disunggingkannya pun sangat lebar, membuat pria itu semakin terlihat tampan.

“Si ikan yang satu itu selalu saja seperti itu setiap ingin bertemu dengan kekasihnya. Seharusnya kan aku duluan yang mandi.” gerutu Eunhyuk kesal.

“Kekasihnya?”

“Kau tahu Jessica-kan? Ah.. Awas saja kalau pada akhirnya mereka tidak menikah.”

“maksudmu?”

“Mereka itu terlalu dekat hanya untuk sebagai seorang ‘teman’. lagipula aku dengar kalau Jessica menyukai Donghae saat trainee dulu dan begitu juga sebaliknya. Tidak menutup kemungkinan-kan?”

Senyuman yang tadinya tersungging lebar pun memudar dari wajah Kyuhyun. Jantungnya seakan tidak kuat lagi untuk melanjutkan detakannya. Ia hanya bisa membeku mendengar semua yang dikatakan oleh Eunhyuk.

Sesak. Dadanya terasa begitu sesak. Setelah menunggu dan berharap sejauh ini, apakah hanya ini akhir dari segalanya? inikah fakta yang harus dia terima? Kenapa Jessica tidak mengatakan apapun padanya selama ini? Dan sekarang, Apa yang harus ia lakukan? Haruskah dia tetap berharap seperti saat ini? Atau.. melepaskannya?

***

Tawa nyaring memenuhi sebuah ruangan yang bernuansa putih, dengan kaca yang melapisi dinding yang sedang berhadapan dengan mereka yang sedang tertawa, dan wallpaper berawan dengan warna biru lautnya melengkapi keindahan ruangan tersebut.

Tampak disana Sooyoung, Hyoyeon dan Yoona dengan gaya gag-idols yang sedang terkanal belakangan ini. Sooyounglah yang terparah, wig dan riasan diwajahnya akan sangat mengocok perut setiap orang yang melihatnya.

“Baby-ahh, jangan pernah tiru kelakuan eonnideul-mu yang sangat memalukan ini” seru Sunny pada Seohyun tanpa menghentikan tawanya.

“Apa maksudmu?” tanya Sooyoung berlagak marah dengan melototkan matanya, membuat tawa yang pecah semakin membahana. Taeyeon bahkan sampai mengeluarkan air matanya, begitu juga dengan Jessica, Yuri, dan Tiffany.

“YA! Kenapa berisik sekali disini?” Saat itu juga pintu masuk ruangan tersebut terbuka dan menunjukkan seorang pria kurus dan berkulit putih memasuki ruangan.

“Eunhyuk oppa!” seru Sooyoung kaget. Kesembilan gadis yang ada disitupun sontak langsung berdiri menyambut kedatangan Eunhyuk dengan kegembiraan yang terpancar dari setiap ekspresi mereka..

“Apa yang sedang kalian lakukan?” tanya Leeteuk yang langsung tertawa begitu melihat Yoona-Sooyoung-Hyoyeon.

Bisa dikatakan mereka sudah seperti satu keluarga, karena hubungan mereka yang sudah sangat dekat satu sama lain. Tidak lama kemudian member Super Junior pun berdatangan satu persatu memasuki ruangan.

Jessica menggigit bibir bawahnya dan mencengkram tangan Yuri saat melihat kedatangan para member Super Junior. Yuri pun menggenggam tangan Jessica erat, “Kau akan segera bertemu denganya sica.” bisik Yuri dengan senyum lembutnya. Jessica menyentuh dadanya, mengecek apakah jantungnya masih berdetak atau tidak.

Semua imajinasi Jessica buyar saat orang terakhir sebelum pintu itu benar-benar tertutup adalah Lee Sungmin, yah. Lee Sungmin. Apakah Kyuhyun tidak datang? Kenapa?

“Sica-ya!” Jessica tersadar dari lamunannya dan menoleh ke arah Donghae. Senyuman kecilpun dengan paksa ia sunggingkan, menutupi kekecewaan yang mungkin sedang menggrogotinya saat ini.

“Oppa? Tumben sekali kalian datang kesini” Seru Taeyeon saat semua orang yang disana sudah dalam posisi duduk bersila dan membentuk lingkaran.

“Kebetulan kami ada pertemuan singkat disini, jadi setelah pertemuan kami memutuskan untuk mengunjungi kalian. Kalian pasti sudah sangat merindukan kami.” ujar Leeteuk yang disusul dengan berbagai macam timpukan.

“Tapi sepertinya tidak semua orang disini hadir.” seru Yuri yang membuat semua orang yang ada disitu saling berpandangan.

“Oh ne, Kyuhyunnie Dia sepertinya tadi naik ke atas. tidak tahu kemana.” Seru Sungmin. Mendengar hal itu semua orang yang ada disitu hanya mengangguk. Jujur tidak semua mengenal Kyuhyun dengan baik, berbicara dengannya saja gtidak pernah.

Jessica yang mendengar hal tersebut sedikit mengerutkan keningnya, mencoba memikirkan sesuatu Tidak lama kemudian bibirnya melebar seperti saat menyebutkan huruf “A”. Ia tersenyum, ia tahu sekarang pria itu ada disana. tempat dimana ia dan Kyuhyun biasa menghabiskan waktu bersama.

“ehm.. Maaf, sepertinya aku ada urusan mendadak.” ujar Jessica seraya berjalan keluar ruangan, membuat semua orang memandang aneh kearahanya. Namun sepertinya tidak ada yang tampak curiga dengan kepergiannya yang tergesa-gesa, kecuali Yuri yang langsung tersenyum kecil, ‘Semangat!’ batinnya.

***

Kyuhyun membaringkan tubuhnya di sebuah kursi kayu panjang yang ada dir roof top, tempat biasa menenangkan diri semasa trainee-nya. Dipejamkannya kedua matanya dan menarik nafasnya dalam, mencoba memasukkan oksigen sebanyak-banyaknya kedalam paru-parunya. Lgu yang mengalun ditelinganya, membawanya melayang jauh tepat di setiap momen yang sedang dirindukannya.

“Oppa.” Satu kata dengan sebuah suara yang lembut, sukses membuat pria yang dipanggil ‘oppa’ itu membeku, bahkan untuk membuka matanya pun ia seperti tidak mampu. Apakah suara ini hanya halusinasinya saja atau tidak? Apakah sesaat setelah ia membuka matanya, maka sekejap itu juga suara lembut itu menghilang?

“Oppa?” Kali ini tidak hanya suara itu yang terdengar semakin nyata, namun sentuhan lembut di pundaknya semakin membuat detak jantungnya semakin menggila. Kyuhyun pun langsung membuka kedua matanya.

Dunia terasa hening. Tidak ada suara apapun yang dapat di dengar dengan Kyuhyun, kecuali melihat seorang gadis yang ada dihadapannya. Kyuhyun memejamkan matanya lagi, kemudia membukanya lagi. Gadis itu tidak menghilang.

Kyuhyun melepaskan headset putih yang terpasang ditelinganya dan bangkit dari tempatnya berbaring, “Sica?”

Mata gadis itu tampak berkaca-kaca, membuat pria yang ada di hadapannya tidak tahu harus bersikap seperti apa, membuat pikirannya kacau dan gugup. Jessica yang juga tidak tahu harus bagaimana pun hanya bisa menangis di tempat. Terharu, bahagia, senang, dan takut. Semua bercampur jadi satu.

Kyuhyun yang kaget akan aksi Sica hanya bisa memandanginya, “kenapa kau menangis?” ucapnya lembut dan berjalan mendekati Jessica.

“Oppa. Kenapa kau baru datang sekarang?” tanya Jessica dengan isakan tangisnya.

Kyuhyun mulai membelai rambut Jessica dengan hati-hati, ia tampak sedikit takut untuk menyentuh gadis ini, “Mianhae..”

 Perlahan tapi pasti Kyuhyun mulai melingkarkan tangannya di pinggang Jessica, menarik Jessica untuk lebih dekat padanya, memperkecil jarak diantara mereka, dan memeluk gadis yang dihadapannya dengan erat, serta menghirup aroma rambut Sica, yang membuatnya semakin mengeratkan pelukannya,

Jessica membenamkan wajahnya di dada Kyuhyun, menghirup aroma tubuh Kyuhyun, pria yang sangat dirimdukannya, pria yang sangat disayanginya, dan mungkin pria yang sangat dicintainya, “Aku sangat merindukanmu oppa.”

Kyuhyun yang mendengar perkataan gadis itu dengan lembut tampak tertegun sejenak, tidak berselang lama senyuman yang sangat manis pun terukir diwajah tampannya. Tidak menyangka gadis yang dirindukannya selama ini ternyata juga sangat merindukannya. Tidak ada hal yang lebih indah saat ini selain mendengar hal ini, “Na do.”

~<3 <3~<3~<3~

Annyeong readers! ^^

Saya balik lagi dengan lanjutan FF Kyusica’s Love.

Maaf kalau sudah membuat kalian menunggu lama.. 

FF ini udah saya bikin lebih panjang dari sebelumnya, so..

semoga tidak mengecewakan yah^^

Maaf juga kalo banyak typonya~

Buat yang gak suka couple ini dilarang ngebash!

Don’t forget to leave your comments okay??

Kamsahamnida!!

23 responses

  1. aein

    OMO daebak chingu ff yg ini. sempet gregetan pas baca bagian tengah, tapi lega abis pas baca endingnya.
    Sweet, oh kyusica too sweet .<
    I also spotted some yulsic, kyumin, haesica, soona, and eunhae!! Sukkkaaaa semuanya.
    Makasih udah sharing ffnya chingu… ditunggu lg kyusica ff selanjutnya🙂

    August 9, 2011 at 6:27 pm

    • kyusica emang selelu sweet #plak
      saya jingkrak” bgtu baca thx to kyuhyun ada Cold Sic-nya *bahagia*
      Makasih juga uda baca dan comment ^^

      August 12, 2011 at 5:47 am

  2. so sweet :3
    ffmu membuat feel saya pada kyusica bangkit lg >.<
    daebak!!

    rasanya pengen bom fishy couple (eunhae) deh. abis buat si kyu makin galau aja sih –'

    August 13, 2011 at 8:16 am

    • hehe.. gomawo ^^
      emang kyusicanya smpat redup yak? lol
      eunhae emang suka bikin org galau *plak*

      August 13, 2011 at 3:09 pm

      • entahlah tapi feel saya sih ke mereka jadi redup. bahkan sempet muak -.-

        August 13, 2011 at 5:12 pm

      • wae? O.o
        ya tapi semua kembali ke masing ” sih emang🙂
        so no prob..

        August 18, 2011 at 3:34 pm

    • aein

      ayo.. kalau feelnya udah dapet, ff nya diupdate segera chingu. jangan mau kalah sama oneshot kyusica ini, hihi.
      abis itu baru gantian aku update ff kyusica ku juga. >.<

      @beth : sama bgt chingu, aku juga nyaris loncat2 pas liat sica d tx to si kyu. konsisten juga dia ng'thanks sica, hoho, padahal dipikir2 jessica blom pernah nulis kyu d tx to nya yg dulu2. ckck bener2 coldsic ^^

      August 13, 2011 at 5:17 pm

  3. Siti JoJo Sunny

    bagus bagus.
    kyupa cemburu tuh k haepa?
    tpi dsar kyupa gengsinya tnggi.
    suka suka kyusica^^

    August 17, 2011 at 4:19 am

    • haha… hae-nya deket bgt sih ama sicanya ++”
      thx for reading n comment yeay~~

      August 18, 2011 at 3:35 pm

  4. Andraaa

    Ah baru baca lanjutannya….
    Keren banget ><

    August 18, 2011 at 10:04 am

    • haha~
      makasih andraaa ^^

      August 18, 2011 at 3:35 pm

  5. Andraaa

    sama-sama eonni😀
    KyuSica jjang!

    August 20, 2011 at 1:56 am

  6. semoga komenan ini masukk~

    author,, aku seneng bgt,, kyusica sweet bgt,,, ahhh bikin lagi, lanjutin lagi,,,
    ntar si ikan biar saya goreng aja,, hahay

    aku juga seneng si kyu rutin ngethanks sica,, jadi penasaran gimana interaksi mereka di backstage,, hahaha

    August 23, 2011 at 3:27 am

    • saya kalo bikin ff kyusica emang bawaannya suka yang sweet (?) kkk~
      saya sih ngarep-nya di album snsd nati nama kyu jg ada di thx to-nya sica *ngarep*
      thx yah uda mampir~~~

      August 23, 2011 at 10:32 am

  7. jisyaijkhjsy

    Hua akhirnya ada lanjutan kyusica yg dulu!!
    Lagi2 sempet dugeun2 bacanya, ga tw knapa, mungkin aku dapat bgt gambarannya.
    Pokonya ff ini keren deh❤

    August 23, 2011 at 5:25 am

    • kamsahamnida ^^

      August 23, 2011 at 10:34 am

  8. Liah icesica4ever

    Kyusica sweet!
    Q suka bgt couple ini,
    bkin kyusica lg y?hehe

    August 24, 2011 at 1:12 am

    • dikarenakan saya kyusica shipper
      ff tentang mereka pasti ada aja ^^

      August 24, 2011 at 1:37 pm

  9. shafirfirfir

    keren banget !😀

    September 12, 2011 at 10:23 am

  10. sari indah oktanti

    daebak chngu ceritanya.tapi aq lbh suka yg kyuyoon.hehe,aq suka bgt baca yg my everything sama destiny.aq ampe nangis bacanya.jd malu sendiri..hehe.terus bkarya y chngu.fighting!!

    October 16, 2011 at 6:53 am

  11. an.wook

    daebak chingu!

    December 2, 2011 at 9:50 am

  12. wah endingnya sweet..
    tapi gmna nasib hae ya? jadi kesian.. hhe
    lanjut gak chingu?

    December 4, 2011 at 8:36 pm

  13. lanjuttt chingu ……..

    December 29, 2011 at 7:51 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s