sujushidaeforeternity!!

My Everything Chapter ~ 1

My Everything Chapter ~ One

Main Casts :
Im Yoona – Cho Kyuhyun – Choi Siwon – Park Haneul

Another Casts :
Krystal as Jung Soo Jung – Jessica as Jung Soo Yeon

Kim Heechul – Lee Donghae

Sunny as Lee Sun Kyu – Onew as Li Jin Ki

 

Genre: Comedy Romance

 

PLEASE DON’T BE A SILENT READER!!

AUTHOR’S POV
Benar-benar cuaca yang sangat baik untuk memulai kegiatan hari ini. setelah merapikan diri untuk pergi berangkat kuliah, Yoona pergi menuju ruang makan yang terletak dilantai bawah. “Yoona-ya! Apa kau pulang malam lagi hari ini?” seru Soo Jung yang sedang sibuk mengolesi lembaran-lembaran roti yang ada di meja makan.

“Sepertinya begitu. Banyak hal yang harus kulakukan hari ini” Yoona mengambil dua lembar roti yang sudah saling menempel dihadapannya dan dilahapnya setengahnya.

“Aku akan makan malam sendiri lagi hari ini? kau cuti kerja saja hari ini! please?!” pinta Soo Jung.

“ya! kakakmu pasti akan marah kalau aku cuti kerja lagi hari ini. bulan ini sudah dua kali aku cuti kerja hanya untuk menemani adiknya yang kesepian dirumah” wajah Soo Jung tampak kecut mendengar perkataanku ini. Namun ia sadar bahwa apa yang kukatakan adalah sebuah kebenaran.

******

Seorang pria berwajah tirus dan berkulit putih pucat tampak sedang duduk menyandarkan dirinya seraya memejamkan kedua matanya di sudut ruangan.
Ia adalah seorang aktor terkenal, Jo Kyuhyun. Hari-harinya selalu disibukkan dengan banyak kegiatan yang melelahkan. Pagi ini Ia harus menghadiri pertemuan dengan beberapa sutradara, menghadiri jumpa fans, melakukan beberapa pemotretan majalah dan berbagai macam kegiatan lainnya.

“Kyuhyun-ahh!” Kedua matanya yang terpejam langsung terbuka saat itu juga. Ia tahu jelas itu suara siapa. Dengan helaan nafas yang cukup panjang ia memperbaiki posisi duduknya. Ini dia orang yang selalu mengatur semua jadwal kegiatannya bahkan hidupnya, Kim Heechul, managernya.

“Hari ini ada penambahan jadwal kegiatanmu. Selain meeting, jumpa fans, dan pemotretan, kau akan.. tebaklah!” senyuman yang paling kubenci pun terujir diwajahnya.

Aku hanya menggelengkan kepala. “kau diundang menonton premier film jung ji hoon dan yoon eun hye malam ini” seru pria yang bernama Kim Heechul itu antusias.

“What a surprise! Hmm.. boleh tidak datang?” Kyuhyun bangkit dari tempat duduknya dengan ekspresi yang cukup dingin.

“Apa? Tentu saja tidak! Disana kau akan bertemu banyak sutradara dan produser film terkenal. ini kesempatan yang baik untukmu!” Pria yang bernama Kim Heechul itu tampak kembali terlihat sangat bersemangat.

“terserah saja. Apa aku punya pilihan lain?!”

******

Matahari semakin naik, menandakan jam sudah menunjukkan pukul 12 p.m KST. Yoona dan Soo Jung baru saja menyelesaikan mata kuliah mereka hari ini di universitas Chung-Ang. Universitas ini termasuk universitas terbaik dan elite yang ada di korea. Berbeda dengan Soo Jung yang kuliah disini berdasarkan kemampuan ekonominya, Yoona berhasil kuliah di universitas ini karena beasiswa yang diterimanya selama ini. Yoona mengambil jurusan jurnalistik, sedangkan Soo Jung mengambil jurusan manajemen bisnis.

“Soojung-ahh kalkhae!” pamit Yoona seraya melambaikan tangannya pada Soo Jung.

“Aku mohon kali ini jangan pulang terlalu lama. Aku benci harus sendirian di rumah.” pinta Soo Jung dengan memasang tampang innocentnya, membuat Yoona geli.

Yoona tersenyum kecil, “Arasseo. Akan aku usahakan.”

Untuk membiayai sendiri kehidupannya di seoul, Yoona bekerja di sebuah perusahaan majalah kecil, yaitu Jungdong Co. milik kakak soojung yang bernama Jung Soo Yeon. Yoona bekerja sebagai wartawan disana.

******

Seorang gadis tampak sedang menggembungkan kedua pipinya. Kedua tangannya mengepal disisi masing-masing. Matanya yang bulat tampak menatap kesal kearah TV, membuat orang yang ada disekelikingnya dapat merasakan aura gelap saat itu juga.

Cho Kyuhyun, siapa yang tidak kenal dengan Cho kyuhyun? seorang aktor muda berbakat yang baru berumur 23 tahun ini telah membintangi film-film terkenal dan beberapa serial ternama…

Sun Kyu membelalakkan matanya saat melihat TV yang ada dihadapannya seketika berubah menjadi layar hitam yang tidak menampakkan apapun kecuali pantulan bayangannya. Sun Kyu menoleh dan mendapati remote TV saat ini berada tepat ditangan Yoona, “Ya! Waegeurae?” Sun Kyu mencoba merampas remote TV yang ada ditangan Yoona namun gagal.

“Aku hanya tidak suka melihat wajahnya!” jawab Yoona santai.

“waeyo? dia pernah berbuat salah denganmu?” seru seorang yang lain, Lee Jin ki.

Dengan pasti Yoona langsung mengangguk cepat, “Saat itu aku sedang diperintahkan untuk meliput berita tentangnya, karena pada waktu itu ia baru saja menyelesaikan serial barunya bersama moon geun young-ssi. Aku dan manajernya sudah sepakat untuk melakukan sesi wawancara ini sehari setelah ia promo serial terbarunya. Sampai hari itu tiba, kami berjanji untuk bertemu jam 02.00 siang, tapi dia membiarkan aku menunggunya sampai jam 07.00 malam.”

“Lalu bagaimana? Kau apakan dia?” tanya Jin Ki dengan nada yang antusias.

“Aku tidak bisa melakukan apapun padanya. Dia sama sekali tidak datang. Pada jam 7 malam, manajernya menelponku untuk membatalkan wawancara.”

“Sungguh tragis dan ironis!” kali ini Sun Kyu berhasil merampas remote dari tangan Yoona. Dengan secept kilat ia menjauh dan menjaga jaraknya dengan Yoona. Takut jika remote TV yang dia pegang saat ini akan diambil tangan oleh Yoona.

“Yoona-ya!” terdengar suara lengkingan seorang wanita dari arah luar ruangan. Yoona merenung sejenak, membayangkan kira-kira apa lagi yang akan dibicarakan atasannya itu dengannya. Jin Ki yang tidak tahan lagi mendengar teriakan sang atasan mendorong paksa Yoona untuk segera pergi menuju panggilan. Telinganya serasa akan tuli jika terus mendengar teriakan dari suara cempreng bosnya itu.

Sesampainya di tempat asal suara, Yoona berjalan menghampiri sesosok wanita berambut pirang yang sedang menatap dirinya dengan tatapan dinginnya. Sesaat kemudian, wanita berambut pirang tersebut menyerahkan undangan kecil berwarna coklat yang dibalut dengan pita berwarna keemasan pada Yoona. Yoona mengerutkan keningnya, memandang atasannya dengan tatapan ‘ige-mwoya?’

“Ini undangan untuk hadir ke resepsi pernikahan Kim Heechul-ssi dan Ahn SoHee-ssi. Aku ingin kau yang hadir disana untuk meliput jalannya acara!”

******

Sekarang jam sudah menunjukkan pukul 08.00 p.m KST. Ruangan gedung dengan nuansa putih tampak sudah mulai dipenuhi oleh para tamu undangan dan beberapa wartawan yang dibiarkan bebas masuk untuk meliput jalannya acara. Para tamu berjalan bergiliran untuk bersalaman dan memberikan ucapan selamat kepada pasangan yang baru saja resmi menjadi suami-istri tersebut. Keramaian itu membuat seorang pria yang ada disana sedikit tidak nyaman. Setelah pria tersebut menyalami pasangan itu, ia pergi keluar ruangan. Pria jangkung dan berwajah tirus itu duduk di taman buatan yang tidak begitu kecil dan tidak begitu jauh dari ruangan tadi.

“Kyuhyun-ssi. Annyeong haseyo!” seorang aktris muda datang menghampiri pria yang bernama Kyuhyun tersebut. Aktris tersebut mengenakan mini dress berwarna hitam yang pas dengan bentuk lekuk tubuhnya. Kyuhyun memandang gadis itu sekilas kemudian hanya menyunggingkan senyumannya.

“Kenapa tidak masuk?” tanya gadis itu mencoba memecah keheningan yang berlangsung untuk beberapa detik.

“Aku tidak begitu suka keramaian.. hmm” Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya.

“Jung Ga eun imnida, panggil Ga eun saja~” Gadis tersebut mulai duduk mendekati Kyuhyun.

“Maaf. Sepertinya aku melupakan sesuatu didalam.” Kyuhyun memutuskan untuk pergi meninggalkan Ga Eun. Situasi barusan cukup mengganggu ketenangan yang ingin dicarinya.  Karena terburu-buru, Kyuhyun terus berjalan tanpa melihat keberadaan seorang gadis yang sedang berjalan di hadapannya.
BRUGHHH!

Kyuhyun dapat mendengar dengan sangat jelas teriakan kecil seorang gadis dan ia yakin betul bahwa gadis itu adalah gadis yang baru saja bertabrakan dengannya. Kyuhyun yang tadinya terjatuh bangkit dan melirik gadis yang ada di hadapannya. Dengan melihat penampilan gadis yang ada di hadapannya, Kyuhyun dapat mengambil sebuah kesimpulan.

Gadis itu sepertinya bukan kerabat dekat dari pasangan pengantin ataupun seperti tamu artis lainnya. Dia hanya mengenakan kemeja putih dengan rambut coklat-kemerahannya yang dikuncir satu dan celana jeans panjang berwarna hitam. Gadis itu pasti adalah seorang wartawan.

“Kyuhyun-aah!” Kim Heechul berjalan cepat menghampiri Kyuhyun dan kemudian pandangannya beralih kearah seorang gadis yang sedang merapikan kemeja putihnya, “Siapa gadis ini?”

“Bukan siapa-siapa. Ayo hyung!” ucap Kyuhyun yang membuat Yoona yang hendak memperkenalkan dirinya hanya bisa terdiam mengingat kembaliperistiwa yang baru saja terjadi.

 

******

Soo Jung hanya bisa memandang kesal Yoona saat ini. Raga Yoona memang ada dihadapannya, tapi ia yakin tidak dengan jiwanya. Mata Yoona hanya tertuju pada makanan yang sedang diaduk-aduknya dengan pandangan kosong. Soo Jung pun  mengguncang tubuh Yoona pelan untuk menyadarkannya dengan segera. Yoona yang seketika itu tersadar langsung menoleh kearah Soo Jung.

“Ada apa denganmu hari ini?” tanya Soo Jung.

“Tidak ada apa-apa.” jawab Yoona tidak meyakinkan.

“Kau pikir aku bodoh? Kau dari tadi hanya mengaduk-aduk makananmu~ Saat aku berbicara kau juga tidak menyimak. Katakan padaku! Ada apa denganmu?” Soo Jung tampak mulai panic sekarang. Ia takut kalau temannya yang satu ini sedang dalam masalah yang cukup besar sekarang.

Yoona mengambil nafas dalam-dalam dan kembali mencoba meyakinkan Soo Jung, sahabatnya bahwa ia tidak apa-apa. “Aniya. Hanya saja hari ini, aku.. aku lelah sekali. Satu harian melakukan wawancara di pernikahan Kim heechul-ssi.” Yoona kembali mencoba meyakinkan Soo Jung.

Meskipun Soo Jung tahu bahwa Yoona sedang berbohong saat ini, tapi ia tidak ingin memaksa. Ia akan menunggu sampai sahabatnya itu sendiri siap untuk menceritakan semuanya kepada dia. Soo Jung tersenyum kecil, “Arayo. Kalau begitu lebih baik istirahat saja sekarang. biar aku yang merapikan ini.”

Yoona tersenyum dan memeluk Soo Jung sekilas, “Gomawo”

 

******

YOONA’S POV
Kuhempaskan tubuhku di atas kasur empukku yang cukup lebar dengan posisi telentang. Pikiranku benar-benar tidak bisa lepas dari bayangan wajah pria yang bernama Cho Kyuhyun itu. Aku pasti sudah gila! Bagaimana mungkin aku terus memikirkannya seperti ini, sedangkan aku baru tadi bertemu untuk pertama kalinya dengannya. Aku aku dia memang tampan. Okay, sangat tampan. Baiklah! ketampanannya itu berada diluar batas ketampanan pada umumnya. Sampai-sampai membuatku hampir gila saat ini. Kututup wajahku dengan bantal sesaat merasakan wajahku memanas. Ada apa denganku?

 

~~@@~~

Senyumanku mengembang lebar melihat suasana yang cerah menyelimuti kota seoul. Waktu sudah menunjukkan sudah saatnya aku pergi bersiap-siap untuk melanjutkan aktivitasku seperti biasanya dengan mengendarai sepeda kebangsaanku. Aku punya feeling kuat kalau hari ini adalah hari yang penuh dengan keberuntungan.

Ckit! Baiklah. Sepertinya aku harus menarik kata-kataku tadi. Kesialanku barus saja dimulai.

“Waeyo?” Soo Jung yang menyadari sesuatu pun turun dari boncenganku.
Aku hanya bisa menggembungkan kedua pipiku yang sudah menjadi kebiasaanku kalau aku sedang kesal, “Sepertinya ban sepedaku bocor.”

“Jinjja? ottohke? Hari ini aku ada quiz dengan Choi Siwon sonsaengnim.” Soo Jung tampak mulai panik sekarang. Tapi mau bagaimana lagi? Bencana ini datang begitu tiba-tiba. “Kau duluan saja! Kau bisa menemukan taksi di depan sana!”

Soo Jung berpikir sejenak dan kemudian menatapku ragu, “kau tidak apa-apa sendirian?”. Aku tersenyum semanis mungkin. Aku tidak mau Soo Jung tidak ikut quiz hanya karena ingin menemaniku. Setelah kembali berpikir sejenak, Soo Jung pun tersenyum melambaikan tangannya kearahku dan berlari pergi menjauhiku.

******

Aku baru saja menerima pesan masuk dari Sun Kyu yang mengatakan bahwa Leeteuk sonsaengnim tidak masuk dan juga tidak ada kelas lagi hari ini. Syukurlah! Lebih baik aku tambal dulu sepeda ini. lalu aku akan ke kantor saja.

Setelah berjalan lumayan jauh, akhirnya aku berhasil menemukan sebuah bengkel kecil. Bagaikan anak kucing kelaparan yang diberikan makanan, mataku membulat dan berkaca-kaca melihatnya.

“Ajussi! Ajussi! Ajussi!”

“tidak usah teriak-teriak! Ada perlu apa?” seru ajushi muda yang muncul begitu saja entah dari mana dengan garang. Aku yang sudah keburu takut melihatnya hanya bisa menunjuk kearah ban sepedaku yang bocor untuk menjawab pertanyaannya.

“Tunggu sebentar.” Ajushi itu mengambil alat-alatnya dan mulai meemperbaiki ban sepedaku.

Setelah memakan waktu 15 menit, ban sepedaku pun sudah terlihat normal kembali, “Olmayeyo ajussi?”

“500 won” Lagi-lagi menjawabnya dengan garang. Kurogoh sakuku dengan hati-hati dan tidak ada. Perasaanku benar-benar tidak enak dengan hal ini. Aku mulai beralih memeriksa tasku dengan hati-hati. Oops! ini benar-benar darurat. Apa yang harus aku lakukan?

“Ada masalah nona?” ajussi itu mengernyitkan keningnya menatapku garang, membuatku mematung dan hanya bisa menelan ludah.

******

KYUHYUN’S POV

Sayup-sayup aku mendengar suara seorang pria memanggil-manggil namaku dengan cukup keras. Menyebalkan! Aku tahu dengan sangat jelas itu suara siapa. Siapa lagi kalau bukan Kim Heechul? Cih~ Aku tidak mempedulikannya. Kuhempaskan tangannya yang mulai mengguncang tubuhku kuat.

“Kyuhyun-ah!” Seketika itu aku mendengar suara yang sangat keras tepatmenusuk gendang telingaku, “aissh~ YAAA!” Aku mendapati Heechul hyung sedang memegang sebuah tape besar ditangannya. Sialan!

“mandilah! Hari ini kau ada pemotretan!” ujarnya dengan nada dan raut wajah tanpa dosa.

Aku bangkit dari kasurku seraya merenggangkan kedua tanganku. “Belikan aku pizza!”

“aku mulai berpikir, sebaiknya kau mencari pembantu untuk memenuhi kebutuhanmu!” serunya tanpa menanggapi permintaanku barusan. Pembantu lagi! Pembantu lagi! Apa ia tidak bosan menyebutkan kata-kata itu?

“Aku tidak butuh siapa-siapa.” ucapku cuek seraya meneguk segelas air putih yang diberikan oleh Heechul hyung.

“Lihat saja rumahmu yang begitu berantakan. Ruang tengahmu yang sangat tidak teratur, kamarmu yang seperti kapal pecah. Setiap hari makan diluar. Celana dalammu bertebaran dimana-mana.” Heechul hyung mengangkat sebuah celana dalam berwarna biru yang tergeletak diatas meja riasku seraya memandangku sinis.

“Aku nyaman dengan hidupku yang seperti ini dan letakkan itu!” jawabku enteng dan tampaknya ia menyerah adu mulut denganku.

 

******

Benar-benar hari yang melelahkan. Setelah melakukan pemotretan untuk hallyu magazine, aku harus melakukan beberapa pemotretan lagi untuk 2 majalah korea dan 1 majalah Thailand. Kulihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 10 pagi, “Hyung, jam berapa pemotretan berikutnya?”

Heechul hyung melirik jam tangan perak yang melingkar di tangan kanannya, “Jam 1 siang. Memangnya ada apa?”

Aku menghitung dalam hati, hana.. dul.. set.. tanganku langsung menyambar kunci mobil yang sedang menganggur di atas meja.

“Kyuhyun-ahh!” teriak Heechul hyung spontan. Aku tidak peduli karena aku sangat membutuhkan udara segar saat ini. Dengan cepat aku berlari dan menghilang dari pandangannya.

******

Tidak lama dari kepergianku, ponselku yang terletak diatas dashboard mobil pun bergetar. Aku berpikir sejenak kira-kira aku harus mengangkatnya atau tidak, sampai akhirnya aku memutuskan untuk mengangkat telepon masuk itu.

“Kau ganti nomor lagi? Tenang saja! aku akan tiba dilokasi berikutnya sebelum jam 1 siang.” ucapku tanpa memberikannya sedikitpun untuk berbicara. Apa pria tua itu tidak bisa membiarkan aku hidup tenang sebentar saja?

Seorang gadis datang secara tiba-tiba dihadapanku dari arah kanan dengan sepedanya, membuatku menginjak rem mobil sekuat tenagaku secara tiba-tiba. Gadis yang ada dihadapanku itu pun terjatuh, dengan cepat aku keluar dari mobil dan menghampiri gadis itu!

aku berjalan perlahan mendekatinya yang jatuh tersungkur di samping sepedanya.

Gadis itu merintih kesakitan sambil mencoba untuk berdiri. Tunggu dulu! Gadis ini adalah gadis wartawan yang kemarin bertabrakan denganku di pesta pernikahan waktu itu. Ya. Aku tidak mungkin salah.

Aku dapat melihat seketika wajahnya menunjukkan ekspersi yang aneh saat melihatku. Aku tidak bisa memprediksikan apa arti dari ekspresi aneh itu, “Jangan sampai terjadi hal seperti ini lagi!” ujarku dingin.

“Mwo?” matanya membulat kaget dengan ucapanku yang barusan.

“apa perlu kuulang? Jangan sampai terjadi hal seperti ini lagi!” Jelasku dengan ekspresi tak kalah dingin dari yang sebelumnya.

Dia terkekeh pelan memandangku, “Kau lucu sekali. Aku memang salah, tapi kau juga salah! Kalau kau juga memperhatikan jalanmu, tidak mungkin ada kejadian seperti ini. itu artinya ini adalah kesalahan dari kita berdua. Baiklah, mianhamnida Cho Kyuhyun-ssi. Sekarang giliranmu!”

Aku memandangnya dengan tatapan membunuh. Apa ia berharap aku, seorang Cho Kyuhyun, minta maaf padanya?  Cih~ Sebelum aku menanggapi perkataannya, Gadis itu tiba-tiba terlihat panik. Dia mulai celingak-celinguk dihadapanku untuk melihat sekeliling, seperti sedang mengawasi seseorang.

“Baiklah. Kau tidak usah minta maaf.” yeoja itu mendirikan sepedanya yang terjatuh tadi. “bisakah kau membantuku?” Kali ini ia memasang tampang innocentnya. Apa –apaan dia ini?

Aku mengernyitkan keningku menatapnya, “A-pa kau bi-sa mem-ban-tu ku?” gadis itu memperlambat perkataannya. Tidal perlu berbicara seperti itu, aku juga mengerti apa yang ia katakan. Apa dia pikir aku tuli?

“apa telinga pria ini terganggu? ” gumamnya pelan tapi aku masih bisa mendengarnya.

“Mwo?”mataku membulat mendengar perkataannya. Sial!

“Nanti kalau ada yang mencariku, katakan saja kalau kau tidak melihatku. Arasseo?”

Aku hanya diam tidak merespon.

“Diam kuanggap iya.” Gadis itu berlari kecil sambil menggiring sepedanya ke arah belakang mobilku. Tidak lama kemudian datang seorang ajussi muda. Sambil berlari dia datang menghampiriku. Kaos putihnya tampak lusuh dan transparan, mungkin karena basah oleh keringatnya yang terus mengucur.

“Jogiyo~ Apa kau melihat seorang gadis lewat di sekitar sini? Ehm.. Dia mengendarai sebuah sepeda berwarna putih, panjang rambutnya kira-kira sebahu, poni dikedepankan dan..” Sebelum dia melanjutkan perkataannya, aku sudah tahu siapa yang dimaksudkan ajussi tersebut. Ku arahkan jari telunjukku ke arah mobilku dengan senyum kemenangan.

Ajussi itu pun berlari ke belakang mobilku. Tidak lama kemudian dia kembali menemuiku dengan tampang yang sedikit mengerikan., “Kalau kau tidak tahu, sebaiknya katakan tidak tahu! Anak muda zaman sekarang cih~” Ajussi itu pun berlalu dari hadapanku.

Dengan cepat aku berjalan ke belakang mobilku. Aku tidak menemukannya disana.

Cepat sekali larinya anak itu.

******

Pukul 01.30 p.m. KST
Kulihat disekeliling studio pemotretan, begitu banyak gadis yang menebarkan senyuman mereka yang mungkin sudah mereka anggap cukup manis untukku. Aku bahkan bisa merasakan getaran demi getaran dari tangan gadis yang sedang mengusapkan sesuatu ke pipiku sekarang ini.
“Boleh aku minta sesuatu?” seruku kepada gadis itu sambil menyunggingkan senyuman kecilku.
“ahh nee~ museun kyuhyun-ssi?”
“Rilekslah sedikit” Gadis itu tampak canggung. Melihat hal itu membuatku kembali ke belakang untuk mengingat. Bagaimana bisa Gadis wartawan itu bersikap seperti tadi? Apa ia tidak mengenalku? atau.. Dia pasti tidak normal.

 

~~@@~~

AUTHOR’S POV
Cuaca hari ini tidak tertalu baik. Langit yang mendung menyelimuti kota seoul sepanjang hari. Di pagi hari sudah tampak rintik-rintik hujan berjatuhan. Walaupun cuaca tidak begitu baik, hal itu tidak menghalangi Yoona melakukan aktivitasnya seperti biasanya. Dimulai dari melakukan kegiatannya di kampus hingga di Jungdong Co, perusahaan swasta kecil milik kakak Soo Jung, Jung Soo Yeon.

“Sudah berapa banyak artikel yang kau buat untuk edisi Jung magazine minggu depan?” tanya Sunkyu pada Yoona yang baru saja tiba diruangannya.

“Tidak banyak. Aku baru membuat 5 artikel. Beberapa diantaranya juga cukup singkat.” Ujar Yoona dengan lemas.

“Itu termasuk tentang pernikahan Kim Heechul-ssi?”
Yoona mengangguk seraya memukul-mukul kedua betisnya yang terasa pegal.

“Kalau begini terus aku bisa dimarahi Soo Yeon onni”

Sun Kyu memandang Yoona dengan tatapan aneh, “Ada apa dengan kakimu?”

Yoona menggembungkan kedua pipinya. Tidak seharusnya Sun Kyu menanyakan hal ini padanya. Yang ada Sun Kyu membuat mood Yoona  semakin buruk. Dasar Cho Kyuhyun sialan! Aku bahkan tidak bisa menggerakkan kakiku semalaman kemana-mana, karena ulahnya. Untuk apa tampan tapi aslinya adalah setan?
Belum sempat Yoona menjawab pertanyaan Sun Kyu, seorang wanita berambut blonde, memakai mini dress cantik berwarna pink datang menghampiriku. Dia memang selalu terlihat cantik, “Bagaimana artikel kalian? Sudah selesai?” tanya Soo Yeon kepada kedua pegawainya itu.

Keduanya mengangguk bersamaan, namun diiringi dengan ekspresi yang berbeda.

“Apa ada masalah lagi Yoona?” tanya Soo Yeon yang seakan sudah mengerti situasi.  Yoona tampak tersenyum kecut seraya menundukkan kepalanya, membuat Soo Yeon menghela nafasnya panjang.

“Dimana Jinki?” tanya Soo Yeon mengedarkan pandangannya kesekitar ruangan. Jinki yang seketika mendengar namanya dipanggil datang tiba-tiba entah dari mana. Jinki tidak ingin mendengar teriakan cempreng atasannya itu karena dirinya.

“Syukurlah kau disini! Kamera yang kemarin kau rusakkan sudah selesai diperbaiki oleh Yoochun-ssi. Dia menyuruhmu mengambilnya sekitar pukul 6 sore nanti.”

Jinki tersenyum dan menegakkan badannya seraya mengambil posisi hormat, membuat Soo Yeon tertawa. “Wah. Aku sudah telat.”

“Janjian dengan Donghae oppa lagi eonni?” goda Sun Kyu.
Soo Yeon menyunggingkan bibirnya membentuk senyuman yang sangat lebar

“ya begitulah. Dia mengajakku nonton hari ini. Kalau begitu eonni pergi dulu”. Soo Yeon pun berlalu dengan senyuman yang menghiasi wajahnya.

Jinki menatap tajam ke arah Sun Kyu dan Yoona. Sun Kyu yang sepertinya mengerti akan tatapan itu langsung pergi kabur dari sana. Yoona yang masih dalam keadaan akan mengambil ancang-ancang untuk kabur hanya bisa terdiam saat Jinki menggenggam kedua tangannya dengan tatapan memohon.

 

******

“Pertahankan gaya yang seperti itu” Pada sesi terakhir pemotretannya, seorang fotografer itu sekarang bersiap untuk mengambil gambar seorang pria dingin yang ada dihadapannya, Cho Kyuhyun. Setelah beberapa menit dari pengambilan gambar tersebut, pemotretan pun selesai.

Kyuhyun kembali menuju ruang make up untuk berganti pakaian.

“Kyuhyun-ahh. Kegiatanmu hari ini sudah selesai. Kau sudah boleh pulang.” Seru Heechul dengan puas. Kyuhyun menoleh sekilas kearah hyungnya itu kemudian mengangguk. Kyuhyun mengambil kunci mobilnya yang ada diatas meja rias.

“Kyuhyun-aah Apa kau ingat hari ini hari apa?” selidik Heechul secaratiba-yiba dan sukses membuat langkah Kyuhyun terhenti dan mematung untuk beberapa saat.

“Kau ingat bukan?” Heechul berjalan mendekati Kyuhyun. Ingin memastikan bahwa Kyuhyun jelaslah mengingatnya. Seketika wajah kyuhyun tampak pucat.

“Berikanlah ucapan selamat padanya” Heechul mengeluarkan secarik kertas berukuran kecil dari sakunya yang bertulisakan deretan angka dan memasukkannya kedalam saku celana Kyuhyun.

“Aku tahu kau masih mencintainya.” Seru Heechul.
Setelah cukup lama terdiam, Kyuhyun mengambil kertas kecil yang ada di sakunya tadi.

“Kau salah hyung! Aku sudah melupakannya.” Kyuhyun merobek kertas itu menjadi beberapa bagian kecil dan membuangnya di lantai dengan santai diikuti dengan senyuman sinisnya. “Kalau tidak ada lagi yang penting untuk dibicarakan, aku permisi.” Kyuhyun pun berlalu.

 

******

Park’s Shop

Seorang pria tegap, berkulit putih tampak sedang mengotak-ngatik sebuah kamera antik dengan lihainya. Seperti sudah terbiasa berurusan dengan barang-barang seperti itu. Ditatapnya seorang gadis dengan rambut coklat-kemerahan yang ada dihadapannya kemudian memberikan kamera yang ada ditangannya kepada gadis itu.

“Ini kameranya. Lensanya yang pecah sudah kuganti. Kamera ini sangat antik. Beruntunglah aku berhasil menemukan lensa yang pas.”

“Syukurlah kalau begitu.” Jawab Yoona berlagak mengerti. “Kalau begitu saya permisi dulu yoochun-ssi.” sambung Yoona.
“eitt- kau mau kemana? ongkosnya 30.000 won!” Yoochun menarik lengan Yoona dengan tatapan tajamnya, seolah-olah baru saja menangkap seorang pencuri di tokonya.

“MWO?” ‘Sial ternyata Jinki belum melunaskannya’ umpat Yoona.

“waeyo? Jinki sudah ku beri tahu sebelumnya.”

“Tentu saja kau sudah memberitahunya. Kalau tidak, tidak mungkin aku yang mengambilnya.” Cibir Yoona seraya mengaduk-ngaduk isi tasnya.

 

******

Langit yang semakin gelap dan jalanan yang semakin sepi membuat Yoona semakin sepat mengayuh sepeda kebangsaannya. Udara malam yang begitu dingin dengan mudahnya menusuk kulit Yoona, membuat Yoona mulai bersin mungkin karena flu..

Laju sepeda Yoona terhenti seketika Yoona mendengar , suara teriakan seseorang dari kejauhan. Seorang pria tepatnya. Teriakan yang sama pun terdengar kembali, membuat rasa penasaran Yoona lebih kuat daripada rasa takutnya. Entah mengapa, ia merasa bahwa teriakan itu menyiratkan sebuah kepedihan yang mendalam.

Yoona  pun mengikuti arah datangnya suara. Ternyata suara tersebut berasal dari taman yang letaknya tidak jauh dari tempat dia bersepeda tadi.

Yoona mengintip dari sela-sela pohon yang tidak jauh dari asal suara. Tampak seorang pria sedang berdiri di depan sebuah mobil berwarna hitam. Samar-samar Yoona bisa melihat dia menggunakan Jas berwarna hitam yang melapisi kaus berwarna hitam juga di dalamnya. Kalau bisa di kira-kira, tingginya sekitar 180-an, pikir Yoona.

Udara yang cukup dingin membuat Yoona memeluk dirinya erat untuk menghangatkan tubuhnya.

“Huachimm!” Mata Yoona membelalak seraya menutup mulutnya dengan tangannya sendiri. Yoona menoleh kearah pria yang berdiri tadi untuk memastikan apakah oria itu mendengar apa tidak. Oh no! Sekarang pria itu sedang berjalan munuju ke tempat persembunyian Yoona.

Yoona yang sudah kepalang basah hanya bisa mematung seraya memicingkan kedua matanya untuk melihat sosok pria itu lebih jelas.  Semakin lama jarak pria itu dan Yoona semakin dekat. Seelah menyadari sosok pria tersebut, Yoona tercekat, “Cho.. Kyu..hyun?”
Sekarang pria itu tepat berada di hadapan Yoona dengan tatapan dinginnya, seakan-akan siap untuk membunuh.

“Apa yang sedang kau lakukan disini?” seru pria itu pelan, namun Yoona dapat merasakan aura kegelapan datang menyelimutinya saat itu juga.

~~ Continued~~

Annyeong readers! FF ini sebelumnya uda pernah saya publish di note FB, tapi dengan cast yang beda. Ceritanya juga sedikit-banyak udah saya edit. Tapi FF yang sebelumnya baru saya post sampai Chap. 2, belum sampe tamat.

Untuk FF yang ini, author udah bikin sampe 3 chap. Tapi saya juga  belum tahu sampai berapa chap. berapa baru tamat. Ditunggu aja yah! ^^

 

Untuk kelanjutan FF ini sendiri, saya ingin melihat dulu ada berapa banyak yang suka dan minta lanjut FF ini (dikarenakan banyak banget Silent Reader). Kalau kagak ada yang minat, terpaksa FF ini cukup berhenti sampai disini aja..J Dimohon kerja samanya buat yang uda baca.. kamsahamnida! ^^

28 responses

  1. aku sukaaa..
    Kyu,
    cocok amat peran iblismu baangg..
    Kekeke..😀

    lanjood onn..😀

    June 8, 2011 at 12:16 pm

    • kamu 1st yang comment ^^ hahaha
      makasih yah etha🙂

      June 25, 2011 at 12:03 pm

  2. KyuNAddicts

    chingu, L.A.N.J.U.T.I.N

    buat kyuna ff yg banyak jga ya, chingu~~~~ ^^

    July 29, 2011 at 10:46 am

    • kyuna addict?? me too :))
      ntar kalo smpat saya post dah part 2. nya
      diusahakan kkk~

      July 29, 2011 at 4:29 pm

  3. KyuYoon

    Wahh,, Kyuna.. <3<3<3<3<3 Bikin yang banyak ya author Kyuna ff nya.. Lanjutannya jangan lama2 ya..!!b Kyuna fighting..~~~^^

    September 3, 2011 at 5:18 am

    • Kyuna figthing!! ^^
      hehehe~ ternyata ada juga kyuna addict yang mampir *terharu*
      makasih uda mampir yak🙂
      lanjutan… ditunggu aja lol

      September 3, 2011 at 2:27 pm

  4. KyuYoon

    Wahh,, Kyuna.. <3<3<3<3<3 Bikin yang banyak ya author Kyuna ff nya.. Lanjutannya jangan lama2 ya..!!b Kyuna fighting..~~~^^

    September 3, 2011 at 5:18 am

  5. devilnya kyu tersalurkan disini
    haha

    September 11, 2011 at 6:46 am

    • sepertinya Kyu emang devil sejati -,-

      September 12, 2011 at 12:16 pm

  6. LANJUTIN ya…….

    October 3, 2011 at 4:14 pm

  7. sari indah oktanti

    suka bggt!gayanya kyu cool hbis,walaupun tetep ada usilnya.aq ga sabar nunggu part 2 nya..love this couple..drpd kyu sama seohyun,aq lbh suka dia ama yuna.biar hyun ama yong aja..hehe..fighting!

    October 16, 2011 at 7:22 am

  8. galiema

    cepetan di lanjut ya chingu…

    October 21, 2011 at 9:24 am

  9. an.wook

    ff ya daebak chingu!!
    Keren pokoknyaa

    November 7, 2011 at 7:37 am

  10. nisself

    huaaa..
    fanficnya bagus chingu.. d^^b
    lanjutin dong..
    i❤ Kyuna😀

    November 15, 2011 at 7:54 am

  11. kyunaddict

    kyuna!! kyaaaa lanjut ya thor😀

    December 8, 2011 at 7:45 am

  12. irie nadeshiko

    kyuna kyuna
    lanjutkan ching!!

    December 8, 2011 at 2:00 pm

  13. aku suka..
    please, dilanjutin ya🙂

    December 16, 2011 at 2:23 pm

  14. jadi terharu, bagus banget
    tanpa basabasi reader hanya bisa bilang LANJUTKAN!*demamkampanye

    December 22, 2011 at 2:46 pm

  15. RosaEli

    akhir’a bs bca ff YoonKyu lg! ff YoonKyu’a bkin lbih bnyak lg, author-ssi(?)😀

    si kyu evil bgt dah dsini! ckck.. dilanjuut yaa ^^d

    December 23, 2011 at 6:48 am

  16. ghesiwa

    halo author (?)
    baru mampir nih ke sini gara2 search ff ttg kyuna di google trus ketemu ff yg destiny. destiny bagus banget loh author, ceritanya berkesan lembut tapi dapet sedih dan romantisnya. top lah apalagi cast-nya kyuna hehehe. beres baca destiny ngaduk2 isi blog author (ak gatau nama author hehe) eh ketemu yg ini.
    ahahahah agak kocak ceritanya, ringan🙂
    dan ak kayaknya ga pernah nemuin ff yoona-krystal jadi sahabat hahahah idenya oke nih😀
    tapi sayang setelah sekian lama baru dipost 1 chapter (eh?) heheh ayo dipost sisanya, banyak yg nunggu🙂
    btw, salam kenal!
    ghesi😀

    December 26, 2011 at 6:20 pm

  17. lanjutin ya!!! aku suka banget!😀 daebak!

    January 2, 2012 at 9:34 am

  18. Little kyuna shipper

    Wah..kyuna!!
    Wajib lanjut nih chingu!!
    Daebak!
    Kyuhyunnya dingin banget disitu

    January 13, 2012 at 2:06 pm

  19. keren….lanjut aja..!!!

    January 15, 2012 at 3:00 am

  20. iqda

    lanjutkan,,,heheheh
    ga sabar nunggu kyuna^^

    January 15, 2012 at 6:22 am

  21. d tunggu lnjutannya ya author,hhehe
    udh ngg sabar pngen liat next chapternya
    gomawo
    fighting!!!!!!

    February 12, 2012 at 9:22 am

  22. Kyunaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!! \(^0^)/ cepet lanjutin yaaaaaaaa❤

    February 20, 2012 at 11:12 am

  23. annyeong chingu ya~~~~
    aku reader baru disini..
    ayo dong cepet lanjutin FF ini..
    FF yang kamu buat daebak!

    February 25, 2012 at 9:01 am

    • i’ll try my best for updating this fict… fiuhh..🙂

      March 1, 2012 at 4:38 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s