sujushidaeforeternity!!

Another Chance (sequel of Last Chance)

 

FF ini merupakan lanjutan dari Last chance, siapa yang belum baca sebaiknya dibaca dulu disini ^^

Main cast :

Jessica Jung – Jo Kyuhyun – Kim Taeyeon

Another Cast:

Im Yoona – Lee Donghae

PLEASE DON’T BE A SILENT READER!!

Setelah sebelumnya semua tampak gelap, aku membuka mataku perlahan dan mendapati seorang wanita yang sudah tidak asing lagi bagiku tertidur disebelahku. Aku mendengus kesal dan  kemudian beranjak dari kasurku. Aku berkacak pinggang melihat wanita tersebut yang tidak lain adalah Yoona, adikku. Ini sudah yang kesekian kalinya ia menyelinap diam-diam kesini dan tidur dikamarku. Apa dia bertengkar lagi dengan Donghae?

Setelah membuat sarapan pagi, aku membangunkan Yoona dan menyuruhnya untuk lekas mandi. Aku mendengar suara bel dari arah pintu. Aku yakin itu pasti Donghae. Sesaat setelah aku membuka pintunya.. benar.. itu adalah Donghae. Raut wajahnya tampak cemas.

“masuklah! Yoona ada di dalam.”

Dia pun tersenyum kecut.

“kali ini apalagi masalah kalian?” tanyaku seraya duduk berhadapan dengannya.

Donghae menyandarkan dirinya di sofa, “dia marah karena aku tidak dapat meperkerjakan temannya di perusahaan tempatku bekerja. Bukannya aku tidak ingin, tapi perusahaan tempatku bekerja memang sedang tidak membutuhkan karyawan.”

Aku tertawa geli mendengarnya. Ternyata sikap kekanak-kanakan Yoona belum juga hilang.

“oppa? Apa yang kau lakukan disini? Jangan harap aku akan pulang sebelum oppa belum memperkerjakan Kyuhyun oppa disana!” Yoona melipat kedua tangannya didepan dadanya.

Kyuhyun? Aku ingat pria itu. Pria yang duduk denganku ditaman sewaktu resepsi pernikahan Yoona. Sejak pertemuan itu, aku tidak pernah berhenti memikirkannya. Apa ini yang disebut dengan ‘Love at the first sight?.. ah yang benar saja!

Aku melihat ke arah jam tangan perak yang melingkar di tangan kiriku, “mian.. sepertinya aku tidak bisa lama-lama disini.” Aku tersenyum memandang Donghae dengan tatapanku yang mengatakan ‘berjuanglah.”

Aku pemilik dari sebuah restoran yang cukup besar di korea. Setiap hari kerjaku hanya perlu memonitori bagaimana perkembangan restoran tersebut. Hal ini menyebabkanku lebih sering menghabisi waktuku dirumah. Hanya saja Kondisi rumahku sedang tidak mendukung untuk dijadikan tempat bersantai.


******

aku memberhentikan mobilku disebuah gedung yang cukup besar dengan desain kunonya. Rasanya sudah lama sekali aku tidak kesini, ‘The Central Library of Seoul’. Aku pun mulai memasuki gedung tersebut. Mungkin banyak orang yang tidak tahu kalau salah satu hobiku adalah membaca. Sewaktu aku SMA, aku sering datang ke tempat ini sendirian namun semenjak ada sungmin.. pria yang meninggalkanku tepat dihari pernikahanku.  aku lebih sering menemaninya untuk mencari tempat-tempat yang dapat dijadikannya objek lukisannya.

Aku mencari buku di bagian ‘Novel’ sampai mataku  tertarik pada satu judul novel yang ada disana. Aku mengambil buku itu bersamaan dengan seorang pria yang aku tidak tahu sejak kapan berada di sampingku. Aku menoleh memandang pria tersebut yang ternyata juga sedang menatapku. Bibirnya tertarik keatas membentuk segurat senyuman yang sangat manis.

“lama tidak jumpa.” Serunya sambil tersenyum.

Jantungku berdetak sangat cepat. Aku tidak menyangka akan bertemu dengannya saat ini. aku tersenyum kaku, “kyuhyun-ssi?”

******

Aku tertegun memandang pria yang sedang duduk dihadapanku saat ini. Matanya yang tajam menatap buku yang dibacanya dengan raut wajah yang serius. Hal ini mengingatkan aku saat pertama kali bertemu dengannya.

“Yoona pernah bercerita kau suka membaca buku” serunya tanpa mengalihkan pandangannya dari bukunya.

Dia menatapku sekilas membuat jantungku berdesir lembut dan wajahku memanas. Aku benar-benar bingung dengan sikapku saat ini.

“kau suka membaca novel yang ide ceritanya lebih nyata dan direalisasikan di dalam kehidupan, seperti Make Your Dreams Come True oleh Beverly K. Rachel atau How to Win Friends and influence people oleh Dale Carnegie. kau tidak terlalu suka dengan buku yang daya imajinasinya terlalu tinggi. Apa aku benar? ”

Kali ini aku menatapnya cukup lama seraya mengerutkan keningku kemudian mengangguk pelan. Aku sungguh-sungguh heran mengapa ia tahu semua itu. Darimana ia tahu ? apakah dari Yoona?

“aku punya sebuah buku dan aku yakin kau pasti suka, tapi aku sedang tidak membawanya. apa kau keberatan jika kita bertemu lagi?” aku mengerutkan dahiku lagi mencoba mencerna maksud dari pernyataannya. Apa aku salah dengar? Tidak! Aku yakin ia memang mengatakan hal itu. Aku hanya tersenyum menjawabnya.

“oppa!” seorang wanita datang menghampirinya dengan wajah kesal. Wanita itu bertubuh mungil dan kulitnya putih sekali, sangat manis. Kyuhyun tersenyum memandang gadis itu dan mengacak rambutnya pelan.

“dia siapa oppa?” Tanya gadis itu seraya mengamit lengan Kyuhyun. aku bisa melihat ekspresi kagetnya saat ini. ia menoleh ke arah Kyuhyun dan tidak lama kemudian ia tersenyum lebar sampai menunjukkan deretan giginya yang rapat. Itu membuatku bingung.

“Taeyeon imnida. Aku adalah teman Yoona dan pria ini sewaktu di Amerika. Walaupun aku 1 tahun lebih tua dari Yoona, tapi aku dan dia satu angkatan kok. Yoona pernah bercerita dia punya eonni yang seumuran denganku. Apakah itu kau?” Aku menyambut jabatan tangannya seraya tersenyum dan mulai memperkenalkan diriku padanya. Kedua orang yang berada dihadapanku ini sepertinya akrab sekali.

******

Aku mengaduk-ngaduk makanan yang ada dihadapanku dengan tidak selera. Aku melirik ke arah Yoona yang berada dihadapanku sekarang. Aku ingin tahu sebenarnya hal apa saja yang sudah diceritakannya tentangku kepada dua temannya itu. Tapi jujur aku enggan untuk bertanya. Setelah menyadari aku memandanginya daritadi, ia menghentikan aksi makannya, “waegeurae eonni?”

Aku menggeleng pelan, “mau sampai kapan kau tinggal disini? Apa kau tidak kasihan dengan Donghae oppa? Ia pasti merindukanmu.”

“apa dia tidak kasihan melihat temanku, Kyuhyun oppa sedang kelinglungan mencari pekerjaan diluar sana?”

Aku menatap Yoona dengan banyak pertanyaan yang timbul di pikiranku.

“apa kau dekat sekali dengan pria yang bernama kyuhyun itu?”

Ia tersenyum dan mengangguk semangat, “kyuhyun oppa adalah orang yang selalu membantuku selama di amerika saat aku di dalam kesulitan. Dia orang pertama yang ku kenal disana. Dia datang begitu saja seperti seorang malaikat yang memang ditakdirkan Tuhan untukku”

Aku terkekeh mendengar cerita Yoona. Itu sungguh berlebihan, “bagaimana dengan Taeyeon?”

Yoona mengernyitkan dahinya dan menatapku heran, “bagaimana eonni bisa mengenal Taeyeon eonni? Aku belum pernah menyebut namanya di depan eonni sepertinya.”

“sudahlah tidak usah dibahas.”elakku.

“Kyuhyun oppa itu tidak buruk.” Ia tersenyum menatapku.

—————————-

Matahari sudah menampakkan dirinya dengan sempurna di ufuk timur. Aku menatap ragu ke gedung yang ada dihadapanku saat ini. Apa yang kulakukan disini? Apa yang akan dia pikirkan nanti saat bertemu denganku? Aku pasti sudah tidak waras! Seseorang berhasil menyadarkanku dari lamunanku. Aku merasakan seseorang menyentuh pundakku pelan. Aku menoleh kearahnya.

“kenapa tidak masuk?” tanyanya dengan senyumannya yang manis itu.

“aku baru saja akan masuk.” Jawabku datar setelah aku melihat ada seorang gadis yang berdiri di sebelahnya dan sedang tersenyum kearahku.

“oppa! Sepertinya perpustakaannya tutup.”ujar Taeyeon. Aku dan Kyuhyun pun menoleh kearah gedung tersebut dan ternyata sebuah papan bertuliskan ‘CLOSE’ terpampang disana. Bodoh.. sudah berapa menit aku berdiri disini dan tidak memperhatikannya.

******

Aku memberhentikan mobilku disebuah toko perhiasan mewah yang terletak dipinggir jalan raya. Taeyeon yang duduk disampingku pun  membuka pintu mobil dan keluar dari mobil diikuti dengan Kyuhyun yang duduk di belakang. Benar-benar tokoh perhiasan yang mewah. Yoona dulu ingin memesan cincin pernikahannya dengan Donghae disini seingatku.

“kamsahamnida Jessica-ssi”

Sewaktu di depan gedung perpustakaan tadi, Taeyeon mengatakan pada Kyuhyun bahwa ia ingin mampir di toko perhiasan ‘Pure Gold’. Aku menawarkan mereka untuk aku antar. Awalnya mereka menolak, namun setelah kuyakinkan lagi mereka pun menerimanya.

“sica-ssi!” aku menoleh kearah sumber suara berat yang aku kenal dan mendapati Kyuhyun disana. Ia sedang duduk di sudut ruangan Etude Café yang dipenuhi dengan warna misty. Akupun duduk berhadapan dengannya sekarang.

Aku sudah mulai dekat dengannya. Mungkin karena aku sering menghabiskan waktuku diperpustakaan dengannya 1 bulan ini. satu hal yang aku tahu, ia jauh mengetahui banyak hal tentangku daripada yang kukira.

“aku pernah menjanjikanmu sebuah buku kan?”

Aku mengangguk, “dan  kau menjamin kalau aku pasti akan suka.”

Ia mengeluarkan sebuah buku yang berjudul ‘Another Chance’.

Aku tertegun memandang buku itu. Ia melambai-lambaikan tangannya dihadapanku sehingga membuatku tersadar dan tersenyum padanya. Aku mengambil buku itu dari tangannya

“setiap orang  pasti punya kesemempatan untuk hidup dengan bahagia. Meskipun kehidupan manusia itu sedang terpuruk sekalipun, ia pasti akan punya kesempatan yang membuatnya bangkit dan menjadi sosok yang baru. Sosok yang jauh lebih baik dari sebelumnya.”

“kau pasti pernah mendengar orang-orang yang menyia-nyiakan kesempatan-kesempatan yang sudah menghampiri mereka hingga mereka putus asa dan larut dalam kepedihan yang sebenarnya disebabkan oleh ulah mereka sendiri. Tapi, seperti yang kukatakan tadi.. kesempatan lain.. kesempatan yang baru pasti aka nada.”

Mendengar ucapannya kembali menyadarkanku atas kebodohanku.

“ada apa?” tanyanya dengan nada khawatir.

Aku menggelengkan kepalaku pelan . aku tersenyum menatapnya, “kata-katamu mengingatkanku pada seseorang yang aku kenal. Dia sempat terpuruk dalam hidupnya, tapi aku rasa dia sedang menata kembali hidupnya dengan menerima setiap kesempatan yang datang menghampirinya.”

Dia memandangku hangat dan membelai pipiku lembut. aku hanya bisa mematung ditempat. Aku seperti tersihir oleh tatapan matanya itu.

—————————-

Seorang pria jangkung, putih dan berwajah tirus duduk dihadapanku saat ini. ia tersenyum menatapku, aku pun tersenyum membalasnya.

“untuk apa kalian ada disini?” tanya Yoona kepada dua pria yang ada dihadapan kami saat ini. ia psti kaget melihat kemunculan 2 pria ini secara tiba-tiba. Begitu juga denganku.

Donghae mencoba menjelaskan segala sesuatunya dengan jelas namun selalu saja dipotong oleh Yoona. Akhirnya Kyuhyun pun buka suara.

“begini Yoona-ya! Aku bukanlah orang yang bisa bekerja terikat dengan perusahaan makanan. Aku lebih suka bekerja terikat dengan perusahaan dimana aku bisa mengembangkan ideku disana. Kau mengertikan maksudku? Lagi pula aku akan menandatangani kontrak dengan salah satu media penerbitan di korea.”

Aku kagum sekali melihat pria yang ada dihadapanku ini. Yoona pun menundukkan kepalanya kemudian memeluk Donghae yang sudah terlihat lemas dari tadi.

“mianhaeyo oppa!” seru Yoona yang dibalas dengan senyuman Donghae.

“kalau begitu kami mohon pamit dulu ya eonni!” ujar Yoona dengan senyumannya yang lebar.

“kalian pulang duluan saja. Aku masih ada urusan” ucap Kyuhyun seraya menatapku.

*****

Kyuhyun menghentikan langkahnya disebuah kedai ddeokboki. Setelah masuk kedalam ia memesankan ddeokbokki special untuk 2 orang.

“ada angin apa kau tiba-tiba mengajakku makan?” selidikku.

“kan sudah aku bilang, aku akan mendapatkan kontrak sebentar lagi. Berbagi kebahagiaan kan tidak masalah.”

“apa kau sudah memberitahu Taeyeon?”

Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya, “aku bisa memberitahunya kapan saja.”

Aku mengangguk pelan.

*****

Sekarang aku tidak tahu kami sudah berjalan kaki  berapa lama dan seberapa jauh. Aku hanya mengikuti langkah Kyuhyun kemanapun ia pergi. Tadinya aku ingin mengendarai mobilku, tapi ia menolaknya. Ia lebih senang berjalan kaki.

Kami berhenti disebuah taman bermain yang benar-benar sepi. Tentu saja sudah sepi, jam sudah menunjukkan pukul 07.00 p.m KST. Kyuhyun duduk di salah satu ayunan yang ada disitu.

“kakiku sepertinya akan patah.” Dia terkekeh geli sambil memukul-mukul kedua lututnya yang pegal.

Aku duduk di ayunan yang berada di sebelahnya, “tapi ini sangat menyenangkan.” Seruku sambil tersenyum. Aku menoleh memandang Kyuhyun yang sedang menatapku dengan sorotan matanya yang membuat hatiku kembali mendesir lembut.

“kau tahu.. mendengar semua cerita Yoona tentangmu membuatku sangat ingin menemuimu dan setelah bertemu denganmu….” Kyuhyun yang sempat berhenti berbicara mulai melanjutkannya kembali, “itu hal yang luar biasa.”

Wajahku benar-benar panas saat ini. ia tertawa melihatku. Baiklah aku rasa dia menyadari wajahku yang sudah seperti kepiting rebus.

“ohya.. aku dengar kau juga salah satu fotografer untuk pernikahan Yoona ya?”

Kyuhyun mengangguk,”Tapi aku tidak tahu hasilnya dimana. Aku rasa sudah hilang.”

“aku tahu kau pasti berat saat melihat Yoona dengan Donghae-ssi menikah, tapi aku kagum dengan sikapmu itu. Merelakan orang yang kau cintai bahagia.”serunya tiba-tiba.

“darimana kau tahu?” tanyaku kaget.

“aku tahu dari sorot matamu saat melihat mereka.”

Aku tersenyum memandangnya, “apa begitu jelas?”

Kyuhyun mengangguk pelan, “aku tahu seseorang yang kau bilang kau kenal saat di Etude Café. itu kau kan?” ia mengacak pelan rambutku.

Aku tidak tahu mengapa aku dengan mudah menceritakan semua kenangan pahitku kepada pria ini. dimulai dari kisahku dengan sungmin dan diakhiri dengan Donghae.

******

Setelah menempuh waktu yang cukup lama. Akhirnya aku dan Kyuhyun pun tiba di depan rumahku. Ia bilang ia ingin mengantarku sampai ke depan rumahku. pikiranku ingin menolak, tapi hati dan mulutku tidak.

“masuklah!” ujarnya.

“aku tidak keberatan untuk mengantarmu pulang” kataku sungguh-sungguh.

“percuma saja.. karena aku akan mengantarmu kembali kesini.”

Aku tersenyum mendengarnya. Ya Tuhan.. apakah ini yang kau sebut ‘Another Chance’? dengan gugup aku berjalan mendekatinya. Ia tampak heran melihatku, “ada apa?” tanyanya

Aku menariknya kearahku dan mengecup pipinya pelan. Ia tampak Shock dengan apa yang baru saja kulakukan terhadapnya, “gomawo” ujarku dengan wajah yang bersemu merah dan jantung yang sudah ingin melompat keluar dari tempatnya.

——

Aku memandang langit yang sepertinya sedang mendung hari ini. sungguh sangat bertolak belakang dengan hatiku yang sedang cerah. Aku melirik jam tangan perak yang melingkar di tangan kiriku. Jam sudah menunjukkan pukul 02.00 p.m KST. Kyuhyun belum juga muncul. Kuputuskan untuk kembali saja dirumah.

Ditengah perjalanan aku melihat Taeyeon sedang berdiri didepan sebuah ‘Wedding Dress Shop.’ Aku menepikan mobilku dan berjalan menghampirinya. Ia menutup ponselnya dan setelah melihatku ia melambai kearahku.

“apa yang sedang kau lakukan disini?”

“aku sedang mencari gaun pengantin untuk pernikahanku.” ujarnya dengan wajahnya yang bersemu merah.

“cukhahamnida Taeyeon-ssi. Aku turut senang mendengarnya ”, ujarku bersemangat.

Ia tersenyum menyambut jabatan tanganku.

“tapi Kyuhyun oppa belum datang-datang juga. Diakan harus melihatnya.” Omelnya.

Aku mencoba menjernihkan otakku yang sudah dipenuhi dengan berbagai pikiran negatif, “maksudmu?”

“Diakan juga harus mencoba baju pengantin pria.” Jawab Taeyeon kesal.

Rasanya aku ingin ambruk saat itu juga. Ada apa ini sebenarnya? Mataku terasa panas menahan perih yang membuat dadaku sesak saat ini.

“Taeyeon-aah!” seru Kyuhyun yang datang dengan wajah yang berseri-seri dan nafas tersengal-sengal. Kemudian ia menatapku gugup, “apa yang kau lakukan disini sica-ssi?”

Aku tersenyum pahit menahan airmataku untuk tidak jatuh. aku berlari masuk kemobilku. Aku tidak peduli dengan Kyuhyun yang meneriak-neriakkan namaku saat aku pergi menjauhi mereka.

——————————

Aku merasa seseorang sedang mengguncang tubuhku pelan saat ini sehingga memaksaku membuka kedua mataku. Aku mendapati Yoona sedang mendecak kesal melihatku.

“eonni! Mau sampai kapan kau begini terus?” Yoona membelai lembut rambutku.

Setelah kejadian itu,aku memutuskan untuk tidak bertemu dengannya lagi. Aku memutuskan untuk tinggal di apartemen Yoona dan Donghae. aku tidak ingin melihatnya lagi.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku menikmati sarapanku dengan Yoona dan Donghae. aku tahu mereka menatapku dengan tatapan penasaran dengan pertanyaan, ‘sebenarnya apa yang terjdi padamu jessica?’

“sebenarnya apa yang terjadi sica?” Tanya Donghae memecah keheningan.

Aku tersenyum kecut menanggapinya, “tidak ada.”

“belakangan ini Kyuhyun menanyakan keadaamu pada kami eonni. Aku tidak tahu sejak kapan kalian berhubungan dan menjadi dekat.”, oceh Yoona.

Aku berhenti mengaduk-ngaduk makananku, “apa yang kau katakan?”

“seperti yang eonni katakan, aku bilang aku tidak tahu. Ia mencemaskanmu eonni.” seru Yoona dengan banyak tanda tanya diwajahnya.

Aku menatapnya tajam untuk menyuruhnya diam. Ia hanya menggeleng pasrah melihatku. Sepertinya dia mengerti maksud tatapanku.

Donghae mengeluarkan sebuah undangan berwarna merah muda yang di balut dengan pita berenda berwarna putih. Yoona membukanya dan tampak matanya membulat karena kaget.

“ada apa?” tanya Donghae.

“Aku tidak menyangka dia akan menikah”

Aku meletakkan sendokku dengan kuat membuat Donghae dan Yoona menatapku heran, “aku sudah kenyang.” Aku pun berlalu dari pandangan mereka.

Hari yang ingin sekali kuhilangkan dari daftar adalah hari ini. aku menatap buku yang ada ditanganku ‘Another Chance’.  Aku membaca halaman terakhir dari buku itu.

Disaat sulit, selalu ada kesempatan untuk memeperbaiki keadaan

Disaat sedih, selalu ada kesempatan untuk meraih kembali yang terbaik untuk hidup kita

Bila kita setia pada perkara yang kecil maka kita akan mendapat perkara yang besar

Bila kita menghargai kesempatan yang kecil, maka ia akan menjadi kesempatan yang besar.

Yoona dan Donghae menghentikan mobil mereka di sebuah rumah berkonsep minimalis yang halamannya sangat besar dan indah. Aku rasa Taeyeon dan Kyuhyun membuat tema pernikahan mereka dengan pesta kebun. Aku pun berjalan menyusuri jalan setapak yang dihiasi dengan deretan bunga indah dan beberapa dekorasi lainnya. Sampai aku bertemu dengan pasangan-pasangan suami isteri yang menyambutku, yang kuyakini adalah orang tua dari mempelai pria dan wanita.

Setelah berjalan beberapa langkah, aku melihat seorang pria dengan tuxedo hitamnya yang terlihat begitu pas dibadannya. Ia terlihat sangat tampan dan gagah. Ia menoleh kearahku dan memandangku yang memakai mini dress berwana putih dengan rambutku yang ku gulung keatas.

Rasanya aku ingin menangis saat itu juga. Ia berjalan kearahku dengan ragu, “kau datang?”

“Aku ingin mengembalikan ini.” aku memberikannya sebuah buku yang pernah dipinjamkannya padaku.

Kyuhyun menatapku bingung, “kau menangis? Kau dapat menyimpannya kalau kau mau.”

Aku mencoba menahan tangisku, tapi percuma saja. Airmataku sudah keburu jatuh dan membentuk sungai kecil dipipiku. Ia menghapus airmataku lembut.

“kau jangan terlalu baik denganku. Nanti kalau calon isterimu melihatnya ia bisa marah.”, kataku terisak. Kyuhyun tampak terdiam dan berpikir sejenak. Kemudian tampak senyuman yang sangat lebar mengembang di wajah tirusnya.

“sekarang aku tahu masalahnya apa.” Kyuhyun memelukku erat. Aku sudah mencoba melepaskan diri tapi tidak bisa. Ia terlalu kuat.

“kenapa kau begitu bodoh sica-ya? Aku hampir gila karena memikirkan kenapa kau marah padaku.”

Ia melepaskan pelukannya dan menatapku. Ia tampak lega sekali. Aku hanya bisa menatapnya bingung. Sebenarnya ada apa ini?

“ayo cepat masuk! Resepsinya sebentar lagi akan dimulai.”, ujarnya seraya menarik tanganku.

*****

Seusai resepsi, Kyuhyun mengajakku ke taman bermain yang pernah aku datangi bersamanya. Aku hanya bisa terdiam mendengar penjelasan yang baru saja dibeberkan oleh Kyuhyun. Aku masih tidak percaya dengan semuanya. Ternyata pria yang menikah dengan Taeyeon bukanlah dia melainkan pria yang ntah siapa namanya. Kejadian di ‘wedding dress Shop’ itu hanyalah kesalahpahaman. Kyuhyun sudah berjanji untuk membantu Taeyeon memilihkan Tuxedo terbaik untuk pengantin prianya yang kebetulan sedang ada tugas di Jepang. Postur tubuhnya mirip dengan Kyuhyun. Ia pasti sedang tertawa melihat ekspresi bodohku saat ini.

“apakah kau sebegitu mencintaiku?” ledek Kyuhyun.

Aku mendengus kesal melihatnya, “lagipula.. gelagatmu sewaktu itu sangat mencurigakan. Kau gugup sekali saat melihatku.”

“tentu saja.. saat melihatmu aku mengingat kejadian saat kau..” aku meliriknya yang sedang memegang pipinya. Aku hanya bisa tersenyum melihatnya

aku mengambil kamera yang melingkar di leher Kyuhyun dan bangkit dari ayunanku, “sica-ya!” ucapnya spontan.

Aku berlari menjauhinya dan melihat isi dari kamera tersebut. Yang benar saja.. itu semua adalah gambarku. Aku tersenyum melihat ekspresi bodohku saat melihat pengantin pria Taeyeon bukanlah Kyuhyun pada salah satu gambar yang diambilnya. Tunggu dulu.. di gambar berikutnya bukankah ini aku saat resepsi pernikahan Yoona? Fotoku saat mengamit lengan Yoona sampai mengantarnya di altar, saat aku duduk di belakang,  bahkan saat duduk sendirian ditaman gereja pun ada.

Aku memandang Kyuhyun yang sedang menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal dan mengambil kameranya dari tanganku.

Aku tersenyum dan berlari memeluknya, “saranghae…”

Perlahan aku bisa merasakan ia membalas pelukanku dan mengelus rambutku lembut. saat ini aku hanya bisa menangis dipelukannya, “na do.. saranghae..” ujarnya. Akhirnya… aku bisa merasakan kebahagiaan yang seperti ini.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menghapus airmataku, “kau cengeng sekali.” ujarnya lembut..

—————————

aku tersenyum menahan airmataku untuk tidak jatuh saat melihat pantulan diriku dari cermin. aku tampak sangat cantik dengan gaun putih dengan bordiran golden yang sedang kukenakan, rambut yang disasak keatas, dan ditambah make up sedehana yang melengkapi kesempurnaanku.  airmata yang jatuh ini bukanlah karena kepedihan yang kurasakan seperti biasa, melainkan karena kebahgiaan yang ada dihadapanku.aku merasa seseorang telah melingkarkan tanganku mengamit lengannya. aku menoleh kearahnya.

“kau sudah siap?” tanya Donghae.

aku mengangguk dengan pelan. Donghae memintaku untuk membiarkannya menjadi pendampingku. Ia ingin turut berpartisipasi dalam hari yang sangat membahagiakan ini. mungkin dia masih merasa bersalah padaku. ah sudahlah. aku sudah tidak peduli lagi.

aku sibuk menenangkan detak jantungku saat pintu gereja terbuka. seorang pria terlihat sangat tampan dengan tuxedo hitam yang melapisi kemeja putih yang dikenakannya dari atas altar. betapa sempurnanya dia. aku menyambut uluran tangannya dan berjalan mendekati pendeta.

“kau sempurna.” bisiknya lembut ke telingaku. aku hanya bisa tersenyum mendengarnya.

Jantungku tampaknya tidak bisa diajak kompromi saat aku mengucapkan janji suci, terlebih saat mendengar Kyuhyun mengucapkannya juga. aku tidak bisa mendengar apa yang dikatakan pendeta dengan benar karena kesibukanku yang sedang menenangkan detak jantungku. ayolah Jessica!

Kyuhyun mengarahkan tubuhku menghadapnya. aku menatapnya yang sedang tersenyum menatapku, sehingga membuatku sedikit sesak nafas . ia melingkarkan sebuah cincin yang sangat indah dengan berlian berwarna sapphire blue di jari manisku. aku pun melakukan hal yang sama padanya.

perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajahku. aku hanya bisa menutup kedua mataku. sesaat kemudian aku merasakan bibirnya yang lembut menempel di bibirku. dia menciumku dengan sangat lembut, seolah-olah dia takut aku terluka karena aku ini orang yang sangat sempurna dihadapannya.

Bijaksanalah pada hidup, hargai setiap detik kesempatan dalam hidup kita!!


Epilog (Kyuhyun Vers)

6 Years ago..

22 April 2006

Aku berlari menyusuri tiap gate yang ada di setiap bandara. Aku benar-benar lupa gadis itu, Kim Taeyeon ada di gate berapa. Dengan terburu-buru aku menelusuri bandara tersebut. Aku sudah terlambat 1 jam untuk menjemputnya. Kim Taeyeon adalah sepupuku yang akan melanjutkan kuliahnya di universitas yang sama denganku nanti dan ini pertama kalinya ia datang kesini. Aku takut dia akan nyasar nantinya.

BRUKK

Aku jatuh terduduk kelantai . spertinya aku menabrak benda yang cukup keras. Badanku sakit sekali. Aku bisa merasakan seseorang memegang lenganku dan membantuku berdiri.

“are you okay?” aku melihat orang itu. Pantas saja badanku terasa sakit. Aku menabrak troli yang dibawa gadis itu ternyata. aku menoleh lagi kearah gadis itu dan yang benar saja, aku tertegun memandang gadis yang dihadapanku seperti orang bodoh. kecantikannya luar biasa.

“I’m so sorry. i.m in a rush.” ucapnya panik seraya membungkukkan badannya,  tersenyum, dan berlalu begitu saja. Gadis itu benar benar cantik.

“oppa!” seseorang menyadarkanku dari dunia khayalku. Aku menoleh kearahnya, dan mendapati sesosok gadis yang kucari-cari daritadi. Ia menatapku kesal, aku mengacak pelan rambutnya

19 Mei 2006

Aku berjalan menghampiri dua orang gadis yang kukenal sedang duduk di sebuah ruangan dengan desain klasiknya seraya membawa sebuah amplop berwarna cokelat. Aku menyerahkan amplop tersebut kepada wanita yang bernama Yoona.

“ini apa oppa?” tanya gadis yang lain, Taeyeon.

Aku menggeleng, “aku menemukannya di depan pintu apartemenmu, Yoona”

Saat ini aku dan Taeyeon sedang berada di apartemen Yoona. Mereka adalah Juniorku di In ternational New York College. Sepupuku Taeyeon dan aku berpautan 1 tahun sedangkan Yoona dan aku berpautan 2 tahun.  Dia membuka amplop tersebut dan mengeluarkan beberapa lembar foto yang dibaliknya ditulisi dengan kata-kata.

Aku mengambil salah satu foto tersebut. Aku tidak tahu kenapa, yang pasti jantungku berdetak tidak normal saat melihat foto itu. Gadis ini kan? Aku membalik foto tersebut.


Majimak..

Uri Yoona… ^^..

Hwaiting! Do your best… Saranghaeyo

“siapa dia?” tanyaku.

“Jessica Jung. je eonni.”, ujar Yoona

~~The End~~

Dont forget to leave your comment! ^^

25 responses

  1. eonnie..
    mianhae aku baru bisa baca..
    namanya juga kelas 3..
    hehe..

    aku suka yg ini..
    eon buat aku deg2an..
    aku pikir sica gag jadi ama kyu…

    February 12, 2011 at 10:42 am

    • gwaenchana ^^
      thx bgt uda baca plus comment yak ^^

      kyusica pasti slalu ada aja..
      kalau eonni yang bwt ff hehehe

      February 13, 2011 at 12:07 pm

  2. gorjess_spazzer

    akhir ny d’lnjutkan..
    Mianhae eon bru bca.. Aq jga sdg prsiapan buat ujian Smp qw nie*alah curhat dc jdinya..

    Crita ny sru bngd.. Qu pkir sica eonnie bklan skit hti gy..
    Gk ao nya enggk… Ah eonnie qu,, Chukkaeyo.. Tlah mnikah dgn evil jelek*dgbukin gamekyu…

    Akhir nya Happy ending.. Rsa nya paz bca yg part sbelumnya*lupa judulnya aq*,, rsa nya aq bsa mrasakan kprihn hti eonnie ksyangan qw nie*lebaayyy*

    aq udch bca+comment d’part sbelum nya.. Tpi nick qu kmrin bkan nie…
    Hhe..
    Eon,, mnding ff eonnie msukin d’Get SMtown’s fanfiction.. D’cna pzti bnyak yg ska ‘n comment sma ff eonnie ini+yg part prtma nya jga..
    Hbis nya crita nya sru bged…
    Aq skaaa*triak pke toa*thumb dc..
    fighting!!

    March 9, 2011 at 9:40 pm

    • wahaha.. makasih uda baca
      gpp ^^ semangat aja buat ujiannya key! ^^
      saya gak setega itu kok buat sica sendiri mulu
      gak mungkin saya setega itu ama kembaran saya /plak

      aku jg sering mampir lho baca ff di smtown fanfiction
      sempat kepikiran tp bingung gmana -,-
      thx bgt yah atas sarannya🙂

      March 11, 2011 at 3:57 pm

  3. Andraaa

    *reader baru*

    keren ffnya😀
    ff KyuSica nya yg banyak yaa😄 *shipper

    March 18, 2011 at 6:35 am

    • haha.. kyusica shipper?
      saya juga kok ^^ pasti byk deh ntra
      thx yah uda mampir n comment🙂

      March 19, 2011 at 11:32 pm

  4. gorjess_spazzer

    ne cheonmaneyo…
    Lch,,,? Eonnie kmbrannya sica eonnie??? Kok bsa yc??
    Khn aq the real twin sister nya sica eonnie*XD ngarep… Hahaha..
    Oh ya eon,, bngung gmana?? Mksudnya bngung gmana cra dftar nya yc’

    March 19, 2011 at 2:01 pm

    • jiahaha.. iya bingung ngirimnya ntar gmana
      image ffnya dikirim kepisah ataw digabung aja..
      ya gitu dah.. bingung kkk~

      March 19, 2011 at 11:34 pm

  5. aein

    akhirnya happy ending juga, lega deh, hehe.
    oiya, bagian epilognya kyu berasa bonus, suka bgt❤
    jadi tambah cinta sm pairing kyusica. banyakin lagi kyusica ff nya yah author😉

    March 20, 2011 at 6:46 pm

    • wahh saya juga seneng ada yang cinta ama paring kyusica ^^
      aku kyusica n kyuyoong (kyu-yoona) shipper
      jd pasti byk deh cerita mereka di blog aku
      thx yah uda mampir ^^

      March 21, 2011 at 7:53 am

  6. fara

    huahaha.. kyuhyun udah cinta ma jessica dari 6 tahun yg lalu rupanya. cckck

    hampir aja aku ikut nangis pas pernikahan taeyeon. eh ternyata kyu ga nikah ma tae rupanya malah ternyata dia cinta ma jessica. yey!! papi mamiku bersatu~ \^o^/

    May 24, 2011 at 9:38 pm

    • wah.. papi mami? LOL
      kyusica sgipper juga neh. yah kayanya🙂
      makasi yah udah commentz~~ ^^

      May 25, 2011 at 4:52 am

      • fara

        mereka memang papi mamiku sih~ mau di apain?😀

        ya.. ya.. ya.. saya kyusica shipper. hanya menyukai kyusica . hehe

        May 26, 2011 at 11:20 am

  7. Siti JoJo Sunny

    ih so sweet tpi menegangkan.
    hampir g rela kyu ma tae.
    eh trnyata g terjdi.
    fuihh ye ye kyusica^^

    August 2, 2011 at 4:41 pm

    • sweet tp meneegangkan? hehehe
      ya begitulah.. saya emang pingin bikin sweet ni FF *lol*
      thx yah uda baca~~

      August 4, 2011 at 8:24 am

  8. Aku hampir mau nangis…..hampir mau nangis gara2 tau Kyu sm Jessica, bkn Taeyeon…. *plak*

    Tapi bagus kok, eonn :3 ehe ehe ehe
    Eonn! Hwaitiiiing^^9

    September 7, 2011 at 7:28 am

    • TaeKyu shipper yah??🙂
      maaf kalo endingnya mengecewakan😛
      kkk~
      thx for reading yah..

      September 8, 2011 at 1:24 pm

      • Iyanih, baru xD kkk~
        Tapi bagus kok eonni~ beneran deh xD aku sukaaa~ ceritanya bagus :3

        September 9, 2011 at 4:12 pm

      • haha.. makasih🙂
        saya pribadi paling suka ama ff saya yang ini *plak*

        September 12, 2011 at 12:14 pm

  9. keren2 sica akhirnya bisa bahagia juga:)

    September 11, 2011 at 6:33 am

    • gak mungkin saya bikin twins saya merana terus😛

      September 12, 2011 at 12:15 pm

  10. an.wook

    daebak chingu ff nya ^^

    November 7, 2011 at 7:26 am

  11. kim hyun yi

    uwaa !
    Daebak
    ceritanya udah kaya drama thor

    November 16, 2011 at 10:38 am

  12. chinguu,, keren sequelnya.. apalagi bagian epilog kyuppa.
    cerita mu yng kali ini paling sweet, bikin melting..
    banyakin kyusica ya chingu🙂

    December 6, 2011 at 2:26 pm

  13. ruthsica

    keren ! terharu*abistisu5gulung

    bikin yang leuuubbbbbihhh banyak kyusica ya*readerlabil-_-

    December 25, 2011 at 3:06 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s