sujushidaeforeternity!!

(Two Shot) My Chocolate love Chapter~1

Main Cast:

Jessica Jung as Jung Soo Yeon

Jo Kyuhyun as Jo Kyuhyun

Another cast:

Ryeowook, Choi Siwon,

Tiffany. kangin

Seorang gadis berambut blonde sedang duduk berhadapan dengan laptopnya yang menyala di sudut ruangan choco house café . Seperti biasa, sambil memainkan jari jemarinya diatas keyboard laptopnya sesekali ia menyeruput secangkir teh pahit yang ia pesan.

“ehmm..” Ryeowok secara tiba-tiba datang mengagetkan Jo Kyuhyun yang sedang terpaku memandangi gadis pirang tersebut dari Pantri yang memang sengaja dibangun sedikit terbuka.

“ahh kau mengagetkanku!” Kyuhyun kembali mencoba untuk tenang.

“hampiri dia! Sudah hampir 2 tahun kau hanya mengagumi dia diam-diam seperti ini.”

“aku sering menghampirinya.”

“maksudmu dengan cara kau selalu melayani pesanannya dengan asal, selalu terlambat mengantar pesanannya, menumpahkan waffle cokelat diatas kemeja mahalnya, dengan sengaja menaruh cokelat di teh pahitnya..”

“walaupun dia marah yang penting ia berbicara kepadaku.”

“neo micheo kke yeoja ttae mune!” ryeowooK terkekeh geli.

Kyuhyun melirik jam dinding berbentuk kelopak bunga sakura yang menggantung di sisi pojok kiri ruangan. Jam menunjukkan pukul 04.00 p.m KST.

“sudah saatnya dia pergi.” Kyuhyun menoleh ke arah gadis pirang yang mereka perbincangkan dari tadi.

Gadis itu tampak sedang meneguk habis teh pahitnya. Ia menutup layar laptopnya dan memasukannya kedalam tas laptopnya. Dia pun berlalu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Keesokan harinya…

Kembali dengan gadis yang sama, ia sedang duduk tepat seperti biasa tempat ia duduk.

Kali ini dia menggunakan sweater hitam panjang dengan syal abu-abu yang melilit di lehernya.

Ia menguncir tinggi rambutnya yang pirang.

Tampak pria tinggi, berkulit putih dan berwajah tirus menghampirinya. Pria itu meletakkan cangkir antik berwarna cokelat yang berisi teh pahit di meja gadis itu.

“ada pesanan yang lain agashi?”

Sekilas Kyuhyun melihat name tag yang tergeletak di sisi meja kiri gadis itu.

“Jung Soo Yeon?” Gumam Kyuhyun pelan.

“ne?” gadis itu menengadah menatap kyuhyun.

Seketika jantung Kyuhyun berdegup sangat kencang “deg.. deg.. deg..”

“ahh aniyo.. selamat menikmati” Kyuhyun tersenyum kaku.

Sudah 10 menit berlalu namun Kyuhyun masih mematung memandang gadis yang bernama Soo Yeon itu.

“mau sampai kapan kau berdiri disini?” tanya Soo Yeon sinis.

“….” Kyuhyun hanya diam.

“kau mau menumpahkan waffle cokelat lagi kepadaku?”

Kyuhyun tersenyum manis menanggapinya. “aniya agashi! Selamat menikmati!” Kyuhyun pun berlalu.

Ryeowook yang melihat Kyuhyun sedang berjalan ke arahnya dengan wajah yang seperti baru saja mendapatkan durian runtuh langsung menghampirinya.

“ada apa kyuhyun-ahh?”

“ahh Soo Yeon-ssi” Kyuhyun mengembangkan senyum yang sangat lebar seketika itu sehingga menunjukkan deretan giginya yang rapat.

“ya! Waegeurae?”

“aku tahu… aku tahu nama gadis itu wookie-ahh”

******

Hari tampak sudah gelap, Soo Yeon memasuki rumahnya yang tampak sepi. Ia berjalan menyusuri tangga dan masuk kedalam kamarnya.

Setelah meletakkan laptopnya di atas meja kerjanya ia merebahkan dirinya diatas kasurnya.

>>>>FLASH BACK<<<<

“saengil cukhahamnida. Saengil cukhahamnida. Saranghaneun uri Soo Yeon. Saengil cukhahamnida…”

Tampak wajah gadis kecil yang sedang meniup lilin diatas chocolate cake itu sedang berseri-seri. Setiap detik dapat dilihat selalu mengembang senyuman demi seyuman dari bibir tipisnya.

“kau sudah mengucapkan harapanmnu?”

Soo Yeon kecil mengangguk sambil tersenyum.

“aku memohon kepada Tuhan agar kita akan terus bersama dan hidup dengan bahagia selama-lamanya dan ibu akan memberikanku cokelaaat yang banyak.”

Ibu muda itu pun mengelus lembut rambut gadis kecilnya.

“tentu saja Soo Yeon-ahh! Kita akan hidup dengan bahagia sampai selamanya geurigu, ibu akan membelikanmu cokelat yang banyak. Haha~”

“ne omma~”

Soo Yeon kecil pun bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati dan memeluk ibunya yang sangat dicintainya itu.

>>>>end of Flash Back<<<<

Air mata pun jatuh menetes membasahi pipi Soo Yeon.

Soo Yeon menatap langit-langit ruangan kamarnya.

“nae omma. Bogosipho~”

ia beranjak dari tempat tidurnya, ia meraih tasnya yang ia terletak tidak jauh dari kasurnya.

ia merogoh tasnya.

“ige mwoya?”

iya menemukan sebuah kertas yang terlipat rapih berwarna orange.

ia membuka lipatan kertas itu perlahan kemudian membacanya..

“Jo Kyuhyun?”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Choco House café…

Kyuhyun tampak begitu gelisah. Sudah 15 menit ia berjalan mondar- mandir tidak jelas di depan café. Ryeowook yang memperhatikan dari tadi pun datang menghampirinya.

“sudahlah! Sebentar lagi ia pasti datang.”

“ini sudah jam 01.00 siang, biasanya jam 12.00 dia sudah ada disini.”

Kyuhyun menunjukkan jam tangan yang sedang terlilit di tangan kirinya kepada ryeowook.

“masuklah! Kita tunggu di dalam.”

Kyuhyun menghentikan langkahnya, “kau benar. Ayo kita tunggu di dalam.”

1 jam..

2 jam..

3 jam..

4 jam..

Kyuhyun menunduk lemas. “tidak biasanya dia seperti ini.”

“mungkin sebentar lagi” hibur Ryeowook.

“ini sudah jam 05.00” Kyuhyun masih terlihat tertunduk lemas.

“hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Aku takut kalau kalau dia tidak akan datang lagi kesini.”

“kau berlebihan!” celoteh Ryeowook.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

2 weeks later…

“Kyuhyun-ssi!” seorang pria jangkung datang menghampiri Kyuhyun.

“ahh ne~ siwon hyung”

“tolong antarkan 3 kotak chocoberry waffle ini. ini alamatnya.” Siwon memberikan secarik kertas kecil kepada Kyuhyun.

“kau bisa mengendarai motorku.” Siwon memberikan kunci motornya pada Kyuhyun.

“ahh ye~” dengan sigap Kyuhyun berlari kecil menuju parkiran motor.

Ia pun melaju dengan kencang.

Setelah sampai di alamat yang ditujukan ia pun berjalan memasuki rumah mengantarkan pesanannya. Setelah pesanan sampai ditangan si pembeli ia pun kembali mengendarai motor untuk kembali ke café.

Di tengah perjalanan, motor yang dikendarainya mogok. Setelah berjalan cukup jauh ia menemukan sebuah toko bertuliskan “Teukiteuki Service”

“annyeong haseyo! Ada yang bisa saya bantu?” seorang pria dengan poninya yang dikedepankan rapi datang sambil tersenyum.

******

ShinJung Media Company…

“kau harus segera menulis karya barumu paling tidak tahun depan.” Seru seorang pria yang sedang duduk berhadapan dengan Soo Yeon.

“aku sedang tidak ingin menulis buku apapun untuk saat ini.” balas Soo Yeon.

“Soo Yeon-ssi kau sudah 2 tahun kami rekrut di perusahaan ini, tapi baru 1 novel yang kau terbitkan dan hasil penjualannya pun jauh dari yang diharapkan. Jangan buat aku menyesal telah mempertahankanmu bekerja disini karena ibumu. Kau harus mencetak prestasi Soo Yeon-ssi.”

“…..”

“paling lambat tahun depan kau sudah harus menerbitkan 1 buku. Kalau tidak, mianhamnida Soo Yeon-ssi”

——————————————————————————————————————-

Soo Yeon tampak sedang melamun di meja kerjanya. Matanya terpaku memandangi layar komputernya yang mati.

“Soo Yeon-ahh! Soo Yeon-ahh!” seorang gadis dengan sweater garis-garis putihnya datang menghampiri Soo Yeon.

“ahh ne fany-ahh?”

“kau sedang apa?”

“aniyo..” Soo Yeon tersenyum kecut. “aku keluar sebentar.”

Soo Yeon bangkit dari duduknya dan berjalan keluar ruangan.

——————————————————————————————————————-

“yeoboseyo hyung!”

“…”

“motormu mogok jadi aku menitipkannya di bengkel.”

“…”

“kau bisa mengambilnya besok.”

“….”

“alamatnya akan kuberitahu besok.” Titt—

BRUGHH.

“ahhh~~”

“mianham..”.

Gadis pirang yang dia tabrak pun berusaha untuk berdiri,

Kyuhyun dengan sigap membantu gadis itu berdiri,

“gwaenchanayo?”

“ahh ne..”

“Soo Yeon-ssi?”

Kyuhyun menyebut namanya begitu kuat sambil tersenyum lebar

Kyuhyun spontan memeluk gadis yang ada di hadapanya itu.

Mungkin ini karena betapa bahagianya ia sekarang bisa bertemu dengan gadis yang ingin ia jumpai selama 2 minggu ini.

Soo Yeon tampak kaget melihat tingkah pria yang ada dihadapannya itu.

“ya! nuguya?” Soo Yeon melepaskan dirinya dari dekapan Kyuhyun.

“ahh.. Jo Kyuhyun imnida.”

Kyuhyun mengulurkan tangannya namun karena tidak disambut oleh Soo Yeon ia menariknya kembali.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Choco House Cafe

Cuaca yang buruk sedang menyelimuti kota seoul. Hujan sedang mengguyur kota Seoul dengan derasnya. Cuaca yang buruk sangatlah bertolak belakang dengan kondisi hati Kyuhyun hari ini. sepanjang hari ini tidak sedetikpun senyuman berhenti mengembang dari bibirnya.

“aigoo~ kau itu ditolak kyuhyun-ahh! Menyambut jabatan tanganmu pun dia tidak.”

“I don’t care..e.e.e.e.e.. I don’t care e. e. e. e.e.”

Kyuhyun membalas kata-kata Ryeowook dengan melantunkan lagu 2ne1 sehingga membuat ryeowook semakin frustasi melihattingkah Kyuhyun. Tiba-tiba sesuatu menghentikan pertengkaran mereka.

Gadis yang baru saja mereka bicarakan tampak memasuki ruangan café sambil menenteng payung pinknya. Ia mengenakan sweater biru muda, dan jeans berwarna hitam, serta topi kupluk yang melekat dikepalanya, sehingga menutupi rambut pirangnya yang dikepang.

Seperti biasa ia duduk di ,spot favoritnya, sudut ruangan cafe.

“annyeong haseyo…!” sapa Kyuhyun.

Soo Yeon mendongakkan kepalanya.

“ silahkan menikmati teh pahitnya Soo Yeon-ssi!”

“aku belum memesan apapun.”

“aku tahu apa yang akan kau pesan.” Kyuhyun tersenyum kepadanya..

Soo Yeon melirik Kyuhyun sebentar lalu mulai menyeruput tehnya.

Kyuhyun menggeser bangku yang berhadapan dengan bangku Soo Yeon dan mendudukinya. Mereka duduk saling berhadapan sekarang.

“ahh jogiyo.. apa yang sedang kau lakukan disini?”

“aku sedang duduk.”

“bukankah kau pelayan disini? Aku rasa  masih banyak hal yang lebih penting untuk kau lakukan daripada duduk menggangu orang lain disini.”

“aku tidak berniat mengganggumu.”

“kalau begitu pergilah!”

“aku juga tidak berniat pergi.”

Soo Yeon tampak diam sejenak. “arasseo! Kalau begitu biar aku yang pergi.”

Soo Yeon menutup layar laptopnya dan mulai beranjak dari kursinya.

“jamkanman.” Kyuhyun menahan tangan Soo Yeon.

“aku hanya ingin mengobrol denganmu. Aku tidak ada maksud lain.”tampak dengan jelas penyesalan tersirat dari wajah Kyuhyun.

Soo Yeon melepaskan tangannya dari genggaman Kyuhyun.

“aku tidak ingin mengobrol denganmu.” Soo Yeon pun berlalu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

1 bulan telah berlalu, semenjak kejadian itu Soo Yeon tidak pernah lagi mengunjungi Choco House Café. Hal itu membuat hati Kyuhyun miris. Dia merasa menyesal atas sikapnya terhadap Soo Yeon sebulan yang lalu.

“kyuhyun-ahh. Gwaenchana?” Ryeowook datang menghampiri Kyuhyun yang sedang duduk termenung di halaman belakang café.

“…..”

“jangan bersikap seperti ini!”

“…..”

“2 tahun yang lalu sebelum kau bertemu dengan gadis itu kau baik-baik saja. Tapi kenapa kau sekarang menjadi seperti ini?”

Setelah terdiam cukup lama Kyuhyun mulai bangkit dari duduknya, “apa jam kerjaku sudah selesai?”

Ryeowook mengangguk.

“baiklah. Aku pulang duluan.” Kyuhyun pun pergi meninggalkan Ryeowook.

Ditengah perjalanan pulang sesuatu menarik perhatiannya.

“Soo Yeon-ssi?”

Kyuhyun melihat gadis pirang yang menarik perhatiannya itu di depan sebuah toko buku. Sepertinya ia baru saja keluar dari toko itu. Soo Yeon  berjalan semakin menjauhi darinya.

Kyuhyun pun berjalan mengikutinya dari belakang.

******

Soo Yeon melihat jam tangannya.

“jam 4” gumamnya.

“eomma! Eomma!” terdengar rengekan seorang anak kecil dari arah kanannya.

Ia menoleh dan melihat seorang anak kecil sedang menangis sambil menarik baju ibunya.

“eomma belikan aku cokelat yang ada di toko itu!” anak itu menunjuk sebuah toko boneka yang terlihat mewah yang terletak diseberang jalan.

“yoogeun-ahh. Eomma sedang tidak membawa uang cukup banyak. Besok saja kita kesana ya?” bujuk sang ibu.

“sirheo! naneun sirheo!” anak kecil itu berlari dan sempat berpapasan dengan soo Yeon.

Anak kecil itu pun berlari menyebrangi jalan tanpa melihat adanya mobil yang datang dari arah timurnya.

“deg.. deg.. deg..” wajah Soo Yeon tampak pucat seketika. Ia pun berlari menghampiri anak itu.

“YOOGEUN-AHH!” teriak sang ibu.

Soo Yeon berhasil mendekap anak itu dan kembali membawanya ke tepi jalan. Mobil itu pun berlalu.

“bagaimana bisa kau melakukan hal bodoh seperti ini?” bentak Soo Yeon pada anak itu.

Ibu dari anak itu pun berlari menghampiri mereka dan memeluk anaknya. “kamsahamnida agashi!” ucap ibunya dengan nada yang sedikit goyang.

Soo Yeon hanya mematung kaku. Kakinya gemetaran seketika. Ia pun terjatuh.

“agashi..! agashi!” ibu itu mengguncang pelan tubuh Soo Yeon.

“Soo Yeon-ssi! Soo Yeon-ssi!” tiba-tiba muncul suara seorang pria yang agak berat, suara yang sedikit tidak asing baginya. Soo Yeon menoleh.

“Soo Yeon-ssi! Gwaenchana?” Kyuhyun mengangkat dan menggendong Soo Yeon.

Seketika pandangan Soo Yeon buyar kemudian semuanya tampak  gelap.

Keesokan harinya..

09.00 a.m KST

Di kediaman Soo Yeon..

Soo Yeon perlahan-lahan membuka matanya kemudian ia beranjak dari tempat tidurnya.

Soo Yeon memperhatikan ruangan tempat dimana ia berada sekarang secara seksama. Ternyata ruangan ini adalah kamarnya.

Soo Yeon mengambil secarik kertas putih yang tergeletak di meja kerjanya.

Annyeong haseyo Soo Yeon-ssi ^^

Bagaimana keadaanmu?

Kau membuatku takut semalam.

Tiba-tiba kau jatuh pingsan.

Aku bukan sok tahu ya,

Tapi sepertinya kau sedang ada masalah ya?

Semalaman kau mengigau memangil-manggil ibumu.

Aku bukannya ingin ikut campur,

Hanya saja kalau kau butuh seseorang untuk kau ajak bicara

Aku siap menjadi orang itu.

Ohya, aku sudah menyiapkan sup di meja makan.

Selamat menikmati… ^^

PS: café kami akan sangat sedih sekali bila kehilangan pelanggan setia seperti anda.

Soo Yeon tersenyum kecil membaca isi kertas itu.

:”ihsanghae”

******

Choco House Café…

“Kyuhyun-ahh!” Ryeowook datang mengagetkan Kyuhyun.

“ahh wookie-aah?” Kyuhyun tersenyum manis, sangat manis.

“kau membuatku merinding!” Ryeowook bergidik ngeri.

“aku mendapatkan durian runtuh semalam.”

“jeongmal?”

Kyuhyun mengangguk. Dia pun menceritakan apa yang dialaminya semalam.

“aigoooo~ kyuhyun-ahh!” Ryeowook tampak takjub.

“hehehehe~” Kyuhyun hanya bisa nyengir bahagia menanggapinya.

Klekk~

Seorang wanita mulai memasuki ruangan. Mendadak jantung Kyuhyun berdetak semakin cepat.

“ini!” ryeowook menyerahkan buku menu, catatan kecil dan pulpen.

“hwaiting!” seru mereka pelan secara bersamaan.

Kyuhyun pun berjalan menuju meja gadis itu.

“mau pesan apa agashi?”

“kupikir kau tahu apa yang akan kupesan.” seru Soo Yeon.

“ahh ige agashi.” Ryeowook tiba-tiba datang meletakkan secangkir teh pahit di mejanya.

“selamat menikmati.” Ryeowook pun berlalu.

“duduklah!” perintah Soo Yeon.

Kyuhyun pun menurutinya.

“ untuk yang semalam, kamsahamnida Kyuhyun-ssi!”

“ahh cheonmaneyo. Aku senang bisa membantumu.”

Soo Yeon mengeluarkan beberapa lembar uang kertas dari tasnya.

“apa ini?”

“ini untuk ucapan terimakasihku. Ambillah!”

“tidak usah! aku tidak butuh uangmu.”

Soo Yeon terdiam. “waeyo?”

“aku tulus membantumu!”

“haha~ aku sering mendengarkan kata-kata itu, tapi pada akhirnya..”

“aku serius.” Kyuhyun mencoba meyekinkan SooYeon.

“aku tidak ingin balas budi dengan orang lain. Katakan saja apa maumu!”

Kyuhyun tampak diam berpikir sejenak.

“baiklah kalau kau memaksa. Kau boleh melakukan satu hal.”

Soo Yeon menatap kyuhyun curiga.

“kencanlah denganku besok!”

“mwo? Lupakan!”

“aku berjanji tidak akan mengganggumu lagi setelah itu.”

“aku bilang lupakan!”

“aku mohon!” Kyuhyun memelas.

“bukankah kau harus bekerja besok?”

“tenang saja! Serahkan padaku!”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Keesokan harinya…

Seoul ~ Amusement Park…

“tada!!!!” Kyuhyun berseru dengan semangatnya.

“taman hiburan?” Soo Yon menatap Kyuhyun tak percaya.

“aku tidak mau!” Soo Yeon berbalik untuk pergi namun Kyuhyun menahannya.

“ayolah!” bujuk Kyuhyun lalu menarik tangannya masuk ke dalam taman hiburan.

Setelah menaiki beberapa wahana disana, akhirnya Kyuhyun mengajak Soo Yeon untuk menaiki wahana favoritnya.

“roller coaster? Apa kau mau membunuhku?” Soo Yeon menatap ngeri wahana tersebut.

“kau takut?”

“ahh.. tentu saja aku takut! seumur hidupku aku tidak pernah naik wahana ini!”

“tidak semengerikan yang kau pikirkan.”

“sirheo!”

Kyuhyun memegang tangan kiri Soo Yeon lalu tersenyum untuk menenangkannya

“tenanglah! tutup saja matamu!”

25 menit kemudian..

“hoek.. hoekk.. hoekk..”

Kyuhyun terlihat sangat menyedihkan. Ia memuntahkan smua isi perutnya di keranjang sampah yang terletak tidak jauh dari wahana tadi..

“bwahaha~ hahaha~.” Soo Yeon tampak begitu senang melihat apa yang terjadi pada Kyuhyun sekarang.

“berhenti menertawaiku! Hoek..”

“hahahaha~ gayamu sebelum menaiki wahana itu tadi sangat meyakinkan. Sekarang? lihat saja dirimu! Hahaha~” Soo Yeon tidak bisa berhenti tertawa melihatnya.

“geumanhae!” seru Kyuhyun.

Soo Yeon tidak bisa berhenti tertawa melihat Kyuhyun.

Kyuhyun yang sepertinya sudah berhenti muntah hanya diam memperhatikan Soo Yeon yang sedang tertawa lepas.

“kau terlihat sangat cantik kalau tertawa seperti itu.”

Kata-kata itu menghentikan tawa Soo Yeon yang pecah.

“apa kau masih mual?” seru Soo Yeon mengalihkan pembicaraan.

Kyuhyun menggeleng pelan.

“kajja!”

Kyuhyun beranjak dari duduknya dan menyusul Soo Yeon yang berjalan meninggalkannya.

Setelah berjalan sekitar 15 menit, mereka menemukan sebuah kedai ddeokbokki.

“aku lapar! Kita makan dulu!” Soo Yeon berjalan memasuki Kedai.

setelah mereka mendapatkan tempat duduk, si pemilik kedai datang menghampiri mereka

“mau pesan apa?”

“ddeokbokki 2 porsi. Teh pahit juga 2 gelas” seru Soo Yeon. Ahjumma itu pun pergi.

“aku tidak suka teh pahit.”

“itu bagus untuk mengurangi rasa mualmu.”

Kyuhyun tersenyum mendengarnya. “sejak kapan kau mulai memperhatikanku?”

“diam!” ucap Soo Yeon datar.

Tidak lama kemudian pesanan mereka pun datang.

“ahh mogja!” seru kyuhyun dan memasukkan kue beras itu sesendok penuh ke dalam mulutnya.

Soo Yeon tersenyum kecil melihatnya.

“aku tidak menyangka bisa makan berdua seperti ini denganmu.” Seru Kyuhyun.

“waeyo?”

“aku sudah dua tahun mengagumi mu secara diam-diam. Tidak pernah terpikirkan olehku aku akan kencan denganmu.”

Soo Yeon tidak merespon pernyataan Kyuhyun, ia hanya diam sambil terus melahap makanannya.

“Soo Yeon-ssi! Aku ingin bertanya kepadamu.”

Soo Yeon menghentikan makannya, “apa yang ingin kau tahu dariku?”

“kepribadianmu!”

“itu bukan pertanyaan.”

“ohya, ini.” Kyuhyun menyerahkan kotak kecil yang dihiasi dengan pita berwarna merah muda kepada Soo Yeon.

Soo Yeon membukanya, “Cup Cake cokelat?”

“aku membuatnya sebelum pergi kesini.”

Soo Yeon menutup kembali kotak itu dan memberikannya kembali pada Kyuhyun.

“aku tidak suka cokelat.”

“benarkah? Aneh!”

“iya. Aku memang aneh.”

“apa kau marah? Aku hanya bercanda.”

“jangan pernah berikan aku cokelat lagi!”

“aku mengerti sekarang.”

“mengerti apa?”

“kau selalu datang ke café kami dan tidak pernah memesan apapun yang berbau dengan cokelat. Kau selalu memesan teh pahit.”

“…..”

“boleh aku tahu kenapa kau tidak suka cokelat?”

“hmm.. aku hanya tidak suka dengan rasa manis.”

“benarkah itu alasannya?”

Soo Yeon menatap Kyuhyun jengkel untuk memberikan isyarat kepadanya untuk diam.

“satu hal lagi yang mau aku tanyakan.”

“apa?”

“apa sebenarnya yang terjadi dengan ibumu?”

Kyuhyun menatap Soo Yeon tajam.

To Be Continued~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Gimana ceritanya??

Jangan lupa kasih comment ya.. kritik, saran atau apapun itu dimohon commentnya ^^

8 responses

  1. koment nya di part 2 ya …

    Wakkkk,..,

    nanggung sih udah ada part end nya.
    Jd disini ninggalin jejak dulu…

    Heheheheeeee

    December 31, 2010 at 8:57 pm

    • jiahhaa… okay^^

      January 20, 2011 at 3:43 pm

  2. Keren~

    September 6, 2011 at 6:01 am

  3. cuma satu
    PENASARAN😀

    September 22, 2011 at 6:44 am

  4. an.wook

    kyu oppa kepincut sama jessica unnie tuuh. Hehe
    Ff nya bagus chingu ! ^^

    November 7, 2011 at 7:29 am

  5. wah iceprincess nya muncul..
    suka karakter sica eonni deh… tapi ceritanya sedih nih

    December 6, 2011 at 2:53 pm

  6. penasaran dech…..

    January 23, 2012 at 10:11 am

  7. yessica febianca

    Wah.. Jd bimbang nih.. Aku suka haesica.. Tp skrg bisa” jd suka. Kyusica nih..

    March 2, 2012 at 6:30 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s